Senin, 17 Jun 2019 16:50 WIB

Sering Takut Kelihatan Bego dan Gagal? Mungkin Gejala Impostor Syndrome

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Ilustrasi merasa malu. Foto: Getty Images Ilustrasi merasa malu. Foto: Getty Images
Jakarta - Meskipun sudah mencapai suatu hal baru, entah penghargaan atau dipercaya untuk jadi pembicara, kamu merasa kamu gagal jadi yang terbaik. Selalu saja merasa dan mempertanyakan 'apakah aku melakukannya dengan baik?' atau 'kok aku bisa seburuk ini sih tampilnya?' Bisa jadi gejala impostor syndrome atau sindrom penyemu.

Memang belum ada jawaban pasti mengapa kita mengalami sindrom itu. Sejumlah pakar percaya bahwa itu bisa jadi ada kaitannya dengan kecemasan atau masalah saraf, namun lainnya lebih percaya pada masalah perilaku atau keluarga yang tumbuh bersama kita.

Psikolog Audrey Ervin kepada TIME menyebutkan pengalaman seperti nilai (misalnya rapot) yang selalu dianggap kurang oleh keluarga atau saudara yang lain sedikit banyak berpengaruh. "Orang-orang sering menginternalisasi pemikiran bahwa kalau aku mau dicinta dan patut dicintai maka aku butuh keberhasilan," kata Ervin, dan ide ini kemudian terulang dalam keseharian yang membentuk dirimu yang serba ingin sempurna.


Valerie Young salah satu pakar masalah impostor syndrome dan penulis 'The Secret Thoughts of Successful Women' menemukan beberapa pola yang sering terjadi pada orang yang merasa terjebak dengan sindrom ini. Misalnya:

Perfeksionis
Di mana orang meletakkan standar tertinggi untul mencapai tujuan. Walaupun sudah 99 persen dari target, ia tetap merasa gagal. Kesalahan kecil saja bisa membuatnya mempertanyakan kompetensi sendiri.

The Experts alias si pakar
Merasa harus tahu semua informasi sebelum melakukan projek baru atau terus-terusan mencari pelatihan dan sertifikasi untuk meningkatkan kemampuan sebenarnya hal yang baik. Tapi kalau terus-terus dipikirkan dan mengganggu hari-harimu, bisa jadi ini salah satu pola yang tercipta dari impostor syndrome.

Atau takut merasa kelihatan bodoh makanya nggak mau nanya apapun di kelas? Mengunci mulut saat rapat meskipun ada ide luar biasa dalam kepala? Mungkin juga ini karena kamu mengalami sindrom tersebut.


Si jenius natural

Ketika harus bekerja dan berjuang untuk mencapai sesuatu, kamu berpikir ini menandakan bahwa kamu tidak cukup pandai atau baik. Karena terbiasa berpikir cepat, saat butuh usaha sedikit kamu jadi berpikir kamu nggak punya kemampuan.

Solois
Pola solois adalah ketika mereka merasa HARUS mengerjakan tugas mereka tanpa bantuan orang lain. Nah kalau dia benar-benar perlu bertanya atau minta bantuan, itu bisa membuat mereka berpikir mereka telah gagal.

Superman atau superwoman

Seorang 'superman' akan memaksa diri mereka untuk bekerja keras dari orang di sekeliling mereka untuk membuktikan dia bukanlah orang yang gagal. Mereka merasa butuh untuk sukses dalam segala aspek seperti pekerjaan, jadi orang tua yang baik, pasangan yang baik yang mana itu bikin stres banget! Apalagi jika dia tidak berhasil mencapai tujuan yang telah ia rencanakan. Bisa terpuruk.

(ask/up)