Jumat, 21 Jun 2019 16:00 WIB

5 Tahap Tumbuh Kembang Bayi Usia 0-12 Bulan, Kenali Satu-satu

Fithria Pratiwi - detikHealth
5 Tahap Tumbuh Kembang Bayi Usia 0-12 Bulan, Kenali Satu-satu/Foto: iStock 5 Tahap Tumbuh Kembang Bayi Usia 0-12 Bulan, Kenali Satu-satu/Foto: iStock
Jakarta - Bayi memiliki beberapa tahap tumbuh kembang dari usia 0-12 bulan. Sebagai seorang orang tua sangatlah penting untuk mengenali tumbuh kembang anak.

Mengetahui tahap perkembangan bayi dapat memberikan rangsangan yang tepat untuk membantu proses tumbuh kembangnya. Selain itu, hal ini bertujuan untuk memantau dan menangani masalah atau gangguan yang mungkin timbul pada proses tersebut.

Apa saja tahap perkembangan bayi? Berikut penjelasannya:



1. Bayi Baru Lahir - 1 Bulan

Pada tahap ini, bayi akan kehilangan sekitar 10% berat badan pada hari kedua setelah lahir. Namun hal ini merupakan hal yang normal. Dia akan mendapatkan berat lahirnya kembali ketika memasuki minggu kedua.

Setelah itu, berat bayi akan bertambah 30 gram setiap harinya. Dalam 1 bulan panjang badan bayi juga akan bertambah sekitar 3-4 cm dari panjang lahirnya. Selain itu, lingkar kepala juga akan bertambah hingga 2,5 cm. Mata bayi pada tahap ini normal terlihat seperti belum fokus dan kadang terlihat seperti juling.

2. Bayi 1-3 Bulan

Pada tahap ini, berat bayi akan bertambah sekitar 680-910 gram setiap bulannya. Panjang badan akan bertambah sekitar 2,5 cm setiap bulannya. Lingkar kepala juga akan bertambah sekitar 1,25 cm setiap bulan.

Pada usia ini, biasanya perkembangan bayi sudah bisa:

- Mengangkat kepala dan dadanya ketika berada dalam posisi tengkurap.
- Mata sudah mulai merespons dengan mengikuti gerakan benda dan cahaya di sekitarnya.
- Memainkan jari-jarinya dengan cara membuka dan menutup jari, menggenggam benda di tangan, serta memasukkan jari ke dalam mulut.
- Sudah dapat memainkan kakinya.
- Mampu membedakan suara yang dikenal dengan suara lainnya.
- Mencoba mengambil benda-benda yang menggantung, meski dia belum mampu menggapainya.



3. Bayi 4-6 Bulan

Pertumbuhan bayi pada usia ini, sudah memiliki berat badan sekitar 2 kali berat lahir. Panjang badannya bertambah sekitar 1,25-2,5 cm per bulannya. Lingkar kepala juga bertambah sekitar 1,25 cm per bulannya.

Tumbuh kembang bayi pada usia ini sudah bisa:

- Tersenyum kepada orang asing yang mengajak bermain atau berbicara kepadanya.
- Sudah mulai bisa kontak mata dengan orang sekitar.
- Sudah mampu berguling dari posisi telungkup ke telentang, begitu pula sebaliknya.
- Mulai mengoceh satu atau dua patah kata walau masih belum jelas.
- Kakinya sudah mampu menjejak lantai jika diberdirikan.
- Sudah mampu duduk meski harus disangga.

4. Bayi 7-9 Bulan

Pada tahap ini pertumbuhan bayi umumnya bertambah berat sekitar 450 gram setiap bulannya. Biasanya bayi laki-laki akan lebih berat dibandingkan perempuan. Setiap bulannya bayi akan bertambah sekitar 1,25 cm dan lingkar kepala 0,6 cm.

Selama periode ini, bayi sudah dapat:

- Merangkak dan mendorong sedikit demi sedikit badannya menggunakan lengan atau kaki, serta merangkak menggunakan tangan dan lutut.
- Sudah mampu duduk sendiri dari posisi merangkak tanpa harus dipegangi atau disangga.
- Sudah mampu belajar berdiri dengan cara berpegangan.
- Sudah dapat berkata mama dengan jelas.
- Dapat mengangkat sesuatu dengan ibu jari dan telunjuk.

5. Bayi 10-12 Bulan

Bayi akan meraih 3 kali berat badan lahirnya pada saat usia 1 tahun. Panjang badan dan lingkar kepala akan bertambah sekitar 0,6 cm per bulannya.

Pada tahap ini, anak biasanya sudah bisa:

- Memegang benda kecil seperti sereal yang berbentuk dengan menggunakan ibu jari dan telunjuk mereka.

- Berdiri sendiri bahkan berjalan tanpa bantuan orang lain.

- Menunjuk benda yang mereka inginkan untuk mendapatkan perhatian.

- Sudah dapat memberikan respons terhadap pertanyaan yang diberikan, seperti menolak hal-hal yang tidak disukainya atau mengatakan iya untuk yang disukainya.
- Sudah mampu mengemut makanan dalam mulut.

5 tahap di atas merupakan gambaran perkembangan bayi 0-12 bulan. Tumbuh kembang bayi akan melewati tahapan yang berbeda. Ibu jangan khawatir jika mengalami perbedaan perkembangan dari yang di atas. Konsultasikan seluruh perkembangan bayi pada saat berkunjung ke dokter untuk mengetahui perkembangan anak lebih mendalam.

(nwy/up)