Jumat, 21 Jun 2019 16:33 WIB

Deddy Corbuzier Menangis Usai Mualaf, Ini Alasan Seseorang Menitikan Air Mata

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Suasana usai Deddy Corbuzier mantan mentalis mualaf. Foto: Ristu Hanafi/detikcom Suasana usai Deddy Corbuzier mantan mentalis mualaf. Foto: Ristu Hanafi/detikcom
Jakarta - Deddy Corbuzier menangis usai sah menjadi mualaf. Deddy dituntun Pengasuh Ponpes Ora Aji Sleman, Gus Miftah, untuk melafalakan dua kalimat syahadat. Prosesi itu disaksikan ratusan jamaah Masjid Al Mbejaji.

Usai sah memeluk islam, Deddy terlihat menitikkan air mata dan memeluk Gus Miftah.

Manusiawi ketika kita menitikkan air mata dalam momen tertentu kehidupan. Dikutip dari Telegraph, sekelompok psikolog menemukan alasan mengapa manusia menangis.

Menurut mereka, menangis dilakukan untuk mengembalikan 'keseimbangan emosional' seseorang setelah mengalami emosi yang kuat, baik itu emosi negatif maupun positif.

"Hal ini tampaknya terjadi ketika orang-orang diliputi dengan emosi positif yang kuat, dan orang-orang yang melakukan ini tampaknya pulih lebih baik dari emosi yang kuat tersebut," kata Oriana Aragon, ketua penelitian yang akan diterbitkan dalam jurnal Psychological Science.


Misalnya, ketika kamu menangis bahagia bertemu dengan artis idola, atau saat mendapatkan lamaran dari kekasih, aaww.

Namun, para psikolog dari penelitian tersebut juga menyebutkan bahwa hal yang sebaliknya bisa terjadi juga. Dengan kata lain, perasaan negatif yang kuat dapat memancing ekspresi positif.

Contohnya, orang tertawa ketika mereka gugup atau dihadapkan dengan situasi yang sulit dan menakutkan. Mereka mengutip penelitian sebelumnya di mana psikolog menemukan beberapa subjek tersenyum pada saat kesedihan yang ekstrim.
(ask/up)