Minggu, 23 Jun 2019 08:08 WIB

Ketahui Tanda Serangan Jantung, Jangan Malah Dikerok

Widiya Wiyanti - detikHealth
Ilustrasi serangan jantung. Foto: Thinkstock Ilustrasi serangan jantung. Foto: Thinkstock
Jakarta - Serangan jantung merupakan momok yang sangat menakutkan karena datang tanpa memberi tanda spesifik. Sekalinya terkena, mungkin nyawa taruhannya.

Ahli kardiologi dari RS Jantung Diagram Prof Dr Harry Suryapranata pun mengatakan bahwa sulit mendeteksi serangan jantung karena tandanya kerap sama dengan kondisi lain, seperti sakit mag.

"Itu lah susahnya, kadang-kadang di daerah lambung menjalar ke atas atau di punggung... Sakit dada, keringat dingin, mual contohnya. Ke rumah sakit lah!" ujarnya saat ditemui detikHealth baru-baru ini.


Prof Harry menambahkan, seorang dokter pun akan sulit mendeteksi bila tidak menggunakan pemeriksaan seperti EKG (elektrokardiogram). Maka sebaiknya lebih cepat datang ke rumah sakit dibandingkan terlambat diketahui, apalagi melakukan tindakan yang tidak harus dilakukan.

"Itu ada teman saya orang tuanya kena serangan, nggak tahu kan. Kalau orang sini kan dikerik, bilangnya masuk angin. Ternyata nggak sembuh. Dibawa ke rumah sakit dilihat EKG-nya eh serangan (jantung), dikasih lah waktu itu belum ada pasang ring, dikasih lah pengencer darah trombolitik terapi. Berdarah semua punggungnya bekas kerokan, jadi si pasien meninggalnya bukan karena jantung tapi perdarahan," cerita Prof Harry.

"Itu edukasi lagi yang sering kerokan," tutupnya.

(wdw/up)
News Feed