Senin, 24 Jun 2019 15:00 WIB

Bassist Boomerang Mengaku Bronkitis, Kenali Faktor Risikonya

Rosmha Widiyani - detikHealth
Hubert Henry Limahelu, pemain bass band Boomerang (Foto: Deny Prastyo Utomo) Hubert Henry Limahelu, pemain bass band Boomerang (Foto: Deny Prastyo Utomo)
Jakarta - Bassist Boomerang Hubert Henry mengaku mengalami bronkitis saat ditangkap polisi pada Jumat (21/6/2019). Henry kemudian mengatakan menggunakan ganja untuk mengatasi gangguan tersebut.

Menurut dokter ahli paru dari Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan dr Budhi Antariksa, SpP, PhD, bronkitis terjadi akibat proses peradangan di saluran utama paru-paru. Peradangan disebabkan paparan zat berbahaya yang menurunkan fungsi saluran paru dan memicu produksi dahak.

"Faktor risiko terbesar bronkitis sampai saat ini adalah asap rokok yang menghasilkan berbagai zat berbahaya bagi paru. Proses pembakarannya ini yang bahaya, risiko yang sama juga dialami orang yang bekerja di dapur bagian bakar-bakar dan asap knalpot," kata dr Budhi pada detikHealth.



Risiko serupa terjadi pada mereka yang bekerja di pertambangan, industri, atau bidang lain yang berhadapan dengan tungku pembakaran. Beberapa zat berbahaya yang bisa mengakibatkan bronkitis adalah karbonmonoksida (CO), SO2, dan NO2.

Dengan faktor risiko tersebut, dr Budhi menganjurkan selalu menggunakan masker untuk mengurangi paparan zat berbahaya pada paru. Bila bisa menghindari, maka sangat disarankan menjauh dari sumber zat polutan. Saran lainnya adalah menjaga sirkulasi udara sehingga zat berbahaya bisa dibuang tanpa mengganggu lingkungan sekitar.

(up/up)