Selasa, 25 Jun 2019 07:05 WIB

Deretan Penyebab 'Beser', Beberapa di Antaranya Penyakit Serius (2)

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Ilustrasi sering buang air kecil. Foto: thinkstock Ilustrasi sering buang air kecil. Foto: thinkstock
Jakarta - Kebanyakan dari kita menganggap penyebab terbesar kita jadi sering buang air kecil atau beser adalah terlalu banyak minum dan cuaca yang dingin. Walaupun benar, namun ada beberapa kondisi lain yang juga bisa menjadi penyebabnya.

Bahkan beberapa penyebab tersebut ada penyakit serius, seperti stroke dan gangguan tidur (sleep apnea) misalnya. Jika kamu mengalami gejala buang air kecil yang disertai beberapa gejala lain yang tidak normal, bisa jadi beberapa hal berikut penyebabnya, seperti dikutip dari WebMD:



1. Stroke
Stroke kadang merusak saraf yang mengendalikan kandung kemih. Sama seperti beberapa penyakit sebelumnya, stroke bisa menyebabkan anyang-anyangan atau bahkan kencing terlalu banyak. Selain stroke, penyakit otak lainnya seperti Parkinson's, multiple sclerosis, juga memiliki dampak yang hampir sama.

2. Vaginitis
Vaginitis merupakan kondisi di mana vagina terinfeksi dan radang akibat jamur, bakteri, virus, obat-obatan atau perubahan hormon. Bisa jadi diakibatkan dari bahan kimia yang berasal dari krim, semprotan atau baju. Vagina akan terasa gatal atau terbakar saat kencing dan terasa sakit saat berhubungan intim. Bisa juga disertai keluarnya cairan vagina yang berbau dan jadi beser.

3. Otot pelvis lemah
Pelvis merupakan area di sekitar perut bagian bawah. Saat otot meregang dan menjadi lemah, biasanya terjadi saat kehamilan dan melahirkan, kandung kemih bisa tergeser atau uretra, saluran kencing, bisa ikut meregang pula dan berakibat membuatmu ingin kencing melulu.

4. Menopause
Menopause umumnya terjadi pada wanita sekitar usia 50 tahun. Dalam kondisi ini tubuh wanita tak lagi mengalami haid, memproduksi hormon estrogen lebih sedikit dan membuatmu lebih sering beser. Biasanya dokter akan meresepkan terapi penggantian hormon, perubahan diet dan pengobatan lainnya.



5. Tumor
Baik tumor kanker maupun jinak bisa membuat beser karena mereka mengambil banyak ruang di atau sekitar kandung kemihmu. Darah di dalam urine biasanya menjadi tanda penting adanya kanker di dalam tubuhmu. Segera periksakan ke dokter jika kamu melihat adanya darah, bengkak di area perut bagian bawah, atau terasa sangat sakit untuk buang air kecil.

6. Prostat membengkak
Pria memiliki kelenjar seukuran kacang walnut yang bernama prostat, yang bisa bertumbuh semakin besar selepas usia 25 tahun. Prostat yang membengkak bisa membuat sering beser. Meski langka, bisa jadi kondisi ini adalah tanda dari kanker. Periksakan ke dokter apabila terlihat sesuatu yang tidak normal.

7. Sembelit
Saat kita sembelit atau sulit untuk buang air besar, ususmu akan menjadi penuh sehingga mendorong kandung kemihmu dan membuatmu harus kencing lebih sering atau malah melemahkan otot pelvis, yang membantu mengendalikan usus dan kandung kemihmu (alias untuk BAB dan BAK).

8. Gangguan tidur
Tidur yang dalam atau nyenyak memberi sinyal pada tubuh untuk membuat hormon (ADH) yang memerintahkan tubuh untuk menahan cairan hingga kita bangun tidur. Gangguan tidur atau sleep apnea mengganggu proses napasmu dan menghentikan tubuhmu untuk meraih tahap di mana tubuh bisa memproduksi ADH. Dan jika darah tidak mendapat cukup oksigen, ginjal bisa terpicu untuk menyingkirkan cairan yang ada dan berakhir beser.

(frp/up)