Selasa, 25 Jun 2019 18:29 WIB

Mau Sperma Sehat dan Tetap Strong? Jauhi Makanan-makanan Ini

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Makanan yang baik untuk sperma, Foto: Ilustrasi/iStock Makanan yang baik untuk sperma, Foto: Ilustrasi/iStock
Jakarta - Bagi sebagian besar pria, mungkin soal apa yang mereka makan tidak akan berdampak besar pada kesuburan mereka. Namun seiring dengan kemajuan zaman, munculnya semakin banyak makanan cepat saji seperti pizza, kentang goreng dan burger, bisa jadi berdampak pada kekuatan dan kesehatan sperma pria.

Dikutip dari Metro, peneliti dari Harvard TH Chan School of Public Health menyebutkan bahwa kualitas cairan sperma atau semen menurun drastis karena terlalu banyak mengonsumsi daging olahan, minuman manis dan cemilan.

Mereka membandingkan hasil antara pria yang mengonsumsi banyak makanan cepat saji dengan para pria yang bergaya hidup vegetarian dan mereka yang diet rutin kaya protein dan produk susu. Hasilnya, pria yang mengikuti gaya hidup vegetarian memiliki jumlah sperma yang lebih tinggi.

Pria yang sering mengonsumsi makanan cepat saji memiliki sekitar 25,6 juta sperma lebih sedikit daripada yang lainnya. Sementara, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan 39 juta sperma atau lebih adalah jumlah yang normal.


Saat pasangan suami-istri (pasutri) sedang berjuang untuk memiliki keturnan, para calon ayah biasanya akan disarankan untuk mengubah gaya hidup lebih sehat untuk meningkatkan kemungkinan kehamilan. Sudah jelas bahwa gaya hidup ini sangat berdampak pada sperma pria.

"Ini menunjukkan kekuatan diet pada bagaimana testis (tempat sperma diproduksi) berfungsi. Hampir dapat dipastikan bahwa ini adalah hasil dari mereka yang memiliki diet lebih baik mengonsumsi lebih banyak antioksidan. Konsumsi pizza, kentang goreng dan daging merah, stres antioksidan melonjak naik dan hal itu buruk untuk sperma," kata Allan Pacey, profesor dari University of Sheffield, yang juga ikut memberi opini pada penemuan tersebut.

Para ahli sepakat bahwa jumlah sperma yang rendah adalah hasil dari kurangnya antioksidan yang ada dalam makanan cepat saji. Sementara senyawa ini lebih banyak ditemukan dalam kacang, biji-bijian, buah dan sayur-sayuran.

Pria yang secara rutin mengonsumsi ikan, ayam, sayur buah dan air memiliki jumlah sperma yang lebih banyak, dalam studi tersebut mereka memiliki total 42,8 juta. Studi ini mencatat bahwa memperbaiki asupan makanan sejak muda bisa memperbaiki kesuburan saat dewasa nanti.

(frp/up)
News Feed