Kamis, 27 Jun 2019 17:53 WIB

Sakit Perut Usai Makan? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Firdaus Anwar - detikHealth
Ambulans Dinas Kesehatan DKI Jakarta membawa peserta aksi MK yang mengeluh sakit perut. (Foto ilustrasi: Arief Ikhsanudin/detikcom) Ambulans Dinas Kesehatan DKI Jakarta membawa peserta aksi MK yang mengeluh sakit perut. (Foto ilustrasi: Arief Ikhsanudin/detikcom)
Jakarta - Seorang wanita peserta aksi kawal MK dilaporkan dilarikan ke rumah sakit (RS) karena mengeluh sakit perut. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menyebut sang peserta merasa sakit perut setelah makan roti yang dibawa sendiri.

"Makan makanan dia sendiri yang dibawa pakai mobil," ujar Argo seperti dikutip dari detikcom pada Kamis (27/6/2019).

Petugas ambulans gawat darurat Dinkes DKI, Tuti, mengaku kondisi vital sang peserta normal dan masih bisa menjawab saat dibawa ke RS Budi Kemuliaan.


Terkait hal tersebut sebetulnya ada beberapa hal yang bisa jadi penyebab mengapa kadang kita bisa sakit perut usai mengonsumsi sesuatu. Mulai dari karena begah, kepedasan, terlalu banyak kafein, bahkan hingga keracunan.

Khusus sakit perut karena keracunan makanan artikel dari tim kesehatan University of Illinois-Chicago menyebut penyebabnya bisa karena infeksi bakteri, virus, hingga parasit. Biasanya kalau keracunan makanan disertai juga gejala lain seperti diare, mual dan muntah.

Kalau memang dokter mendiagnosa sakit perut karena keracunan makanan maka strategi utamanya adalah bagaimana menjaga keseimbangan cairan tubuh dengan larutan oralit. Biasanya gejala bisa sembuh sendiri secara perlahan.

"Komplikasi paling serius dari keracunan makanan dan gastroenteritis adalah dehidrasi, terutama bagi kelompok rentan seperti orang yang sangat muda dan sangat tua," tulis tim dalam artikel.



Simak Video "Ini Alasan Jangan Makan Rasa Asam di Pagi Hari"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)