Sabtu, 29 Jun 2019 09:18 WIB

Penanganan Pasien Hepatitis A, Bisakah Sembuh Total?

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Di Pacitan Ada KLB Hepatitis A. Foto: Purwoto Sumodiharjo Di Pacitan Ada KLB Hepatitis A. Foto: Purwoto Sumodiharjo
Jakarta - Hepatitis A kini tengah merambah Pacitan, Jawa Timur hingga menjadi kejadian luar biasa (KLB). Pemkab Pacitan sendiri telah melakukan beberapa upaya dalam menekan angka pasien yang terus bertambah.

Hingga Kamis (27/6) penderita Hepatitis A di Pacitan tercatat 824 orang. Jumlah tertinggi penderita berasal dari wilayah Puskesmas Sudimoro, yakni 481 orang.

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (FKUI-RSCM) dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH melalui pesan singkat menjelaskan bahwa masa inkubasi atau masa masuknya penyakit sampai timbul gejala berlangsung antara 2-6 minggu.

"Penyakit ini bisa sembuh total dan yang penting pasien harus istirahat total. Obat-obat yang diberikan sifatnya hanya menghilangkan gejala yang muncul misal, jika diare diberikan obat anti diare, kalau mual diberikan anti mual, jika demam diberikan obat anti demam, jika lemas diberikan vitamin dan asupan makannya diperhaikan," ujar dr Ari.


Tak hanya itu, obat suplemen hati kadang kala diberikan untuk mengurangi peradangan hati yang terjadi. Pasien juga perlu diisolasi dan tidak diperbolehkan tidur sekamar dengan orang sehat.

"Di RS pun biasanya pasien tidur hanyak sendiri di kamar dan dipisah dengan pasien lain. Sebagian pasien memang tidak perlu dirawat tetapi jika pasien mengalami mual dan muntah dan tidak mau makan sebaiknya memang dirawat untuk mendapat infus cairan dan makanan," tutupnya.



Simak Video "Bungee Workout, Olahraga Paduan Tari dan Akrobat"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/up)