Minggu, 30 Jun 2019 15:10 WIB

Kursi Rodanya Terlalu Cepat, Pria Penyandang Disabilitas Disetop Polisi

Firdaus Anwar - detikHealth
Colin dihentikan oleh polisi karena kursi rodanya terlalu cepat. (Foto: ABC) Colin dihentikan oleh polisi karena kursi rodanya terlalu cepat. (Foto: ABC)
Jakarta - Bisa bergerak bebas secara mandiri jadi salah satu hal yang mungkin jadi impian banyak para penyandang disabilitas. Beruntung bagi Colin Dawson dari Alice Springs, Australia, dirinya berkesempatan memiliki akses teknologi kursi roda mutakhir bernama Firefly.

Dengan teknologi tersebut Colin bisa bergerak lebih mudah karena kursi rodanya jadi mampu bergerak sampai kecepatan 25 kilometer per jam.

"Ini memberi saya rasa merdeka," kata Colin seperti dikutip dari ABC, Jumat (28/6/2019).


Kebahagiaan Colin berakhir singkat ketika dirinya dihentikan oleh polisi. Alasannya karena kursi roda bergerak terlalu kencang lebih cepat dari pejalan kaki sehingga sudah harus dikategorikan sebagai kendaraan bermotor.

"Perangkat yang digunakan Colin sebenarnya didefinisikan sebagai kendaraan bermotor dalam undang-undang kami yang sangat spesifik tentang topik tersebut," kata Conan Robinson, juru bicara kepolisian daerah Northern Territory.

"Dia harus mendaftarkannya dan wajib ada asuransi pihak ketiga," lanjut Conan.

Di hampir seluruh wilayah Australia seluruh alat bergerak memang tidak diizinkan memiliki kecepatan lebih dari 10 kilometer per jam.



Simak Video "Stephanie Handojo, Atlet Disabilitas yang Berprestasi "
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)
News Feed