Senin, 01 Jul 2019 18:10 WIB

Soal Kebijakan 4 Anak, Kepala BKKBN akan Sowan Gubernur Bali

Rosmha Widiyani - detikHealth
Gubernur Bali I Wayan Koster menghentikan kampanye program KB. (Foto: Dita-detikcom) Gubernur Bali I Wayan Koster menghentikan kampanye program KB. (Foto: Dita-detikcom)
Jakarta - Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) berencana sowan kepada gubernur Bali. Hal ini terkait kebijakan provinsi tersebut yang menyetop sosialisasi program Keluarga Berencana (KB) 2 anak cukup.

"Sowan dulu, komunikasi, dan dengar alasannya. Kita tahan dulu segala asumsi. Kemampuan tiap keluarga dalam menanggung kehidupan anak berbeda," kata Hasto dalam upacara pelantikannya pada Senin (1/7/2019).


Hasto mengatakan, niat tersebut didasarkan atas pengalamannya menjadi kepala daerah. Tiap kebijakan yang diambil pemerintah akan mengenai semua orang, namun efeknya tidak sama.

Sebagian keluarga ada yang tidak masalah menanggung 4 orang anak, namun ada yang tak sanggup sehingga harus membatasinya. Kendati begitu, tiap kebijakan yang diambil pasti ada alasannya.

Dikutip dari detikcom, Gubernur Bali Wayan Koster mengeluarkan instruksi gubernur (ingub) tentang program KB ala krama Bali. Ingub mengizinkan keluarga melahirkan anak lebih dari 2 bahkan 4 dengan penyebutan Wayan, Made, Nyoman, dan Ketut atau nama lain sesuai kearifan lokal Krama Bali.



Simak Video "Blak-Blakan Kepala BKKBN: Rebranding KB & Politik Tanpa Gaduh"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)