Selasa, 02 Jul 2019 15:44 WIB

Menjaga 'Darah Biru', Incest Sudah Ada Sejak Zaman Firaun

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Kasus incest di Bulukumba. Foto: Pernikahan sedarah warga Sulsel, kakak peristri adik kandung (Dok. Istimewa) Kasus incest di Bulukumba. Foto: Pernikahan sedarah warga Sulsel, kakak peristri adik kandung (Dok. Istimewa)
Jakarta - Pria bernama Ansar asal Bulukumba, Sulawesi Selatan membuat gempar lantaran kabar pernikahannya dengan sang adik kandung. Ansar disebut memperistri adiknya secara sembunyi-sembunyi di Kalimantan, meski dia sendiri telah memiliki istri sah.

Psikolog Bona Sardo menjelaskan kepada detikHealth dari sisi psikologis bahwa pernikahan dengan saudara kandung alias incest termasuk dalam paraphilia atau penyimpangan ketertarikan objek atau aktivitas seksual.

Hal ini menempatkan perilaku incest dalam satu kategori seperti pedofilia (tertarik dengan objek anak prapubertas) dan voyeuristik (bergairah ketika mengintip orang lain berhubungan seksual atau melakukan aktivitas seksual).


"Penelitian-penelitiannya sendiri belum terlalu banyak karena tidak banyak pelaku Paraphilia mau mengaku dan bersedia menjadi partisipan penelitian," terangnya melalui pesan singkat, Selasa (2/7/2019).

Pemicu incest sendiri belum terlalu jelas, lanjut Bona. Namun fenomena incest bukanlah hal yang baru, bahkan sudah ada sejak zaman kerajaan Mesir (Firaun) di mana anggota kerajaan diharuskan untuk menikah dengan orang terdekat supaya 'darah birunya' tidak terkontaminasi.

"Tapi kalau dari riset Alexander & Lupfer (1987), ada kemungkinan incest muncul pada keluarga dengan value patriarkal sangat tinggi dan posisi perempuan sangat patuh pada laki-laki. Orangtua pada keluarga yang ada incest juga cenderung lebih lalai dan tidak dekat secara emosional dalam pengasuhan," imbuh dia lagi.

Bisa saja kakak-adik kandung memiliki 'perasaan' yang mirip dengan perasaan yang muncul antara laki-laki dan perempuan. Namun Bona menegaskan, munculnya perasaan tersebut tidak lepas dari pengaruh pengawasan orang tua yang memang lalai tersebut.



Simak Video "Apa Sih Quarter Life Crisis?"
[Gambas:Video 20detik]
(frp/fds)