Jumat, 05 Jul 2019 15:15 WIB

Jangan Panik! Ini Tips untuk Tekan Risiko Diabetes Genetik

Faidah Umu Sofuroh - detikHealth
Foto: shutterstock Foto: shutterstock
Jakarta - Diabetes merupakan penyakit yang dapat diturunkan. Namun, tidak semua penderita diabetes merupakan hasil dari keturunan orang tuanya. Berikut hal-hal terkait faktor risiko diabetes dan tips bagi kamu yang memiliki riwayat keturunan diabetes.

Keturunan sebagai faktor risiko diabetes

Diabetes tipe 2 atau yang banyak dikenal sebagai kencing manis adalah penyakit kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah melebihi batas normal akibat terganggunya produksi atau kerja hormon insulin.

Diabetes berbahaya karena dapat menyebabkan berbagai macam komplikasi kesehatan jika tidak ditangangi dengan baik1.

Salah satu faktor yang mempengaruhi risiko seseorang terkena diabetes tipe 2 adalah faktor keturunan. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa memiliki keluarga yang menderita diabetes berkaitan dengan peningkatan risiko terkena diabetes, hingga 6.1 kali lebih tinggi2.

Namun, apakah memiliki riwayat keturunan diabetes berarti pasti akan terkena diabetes nantinya?

Belum tentu! Faktor keturunan memang merupakan salah satu faktor risiko diabetes tipe 2 yang kuat namun risiko seseorang terkena diabetes sesungguhnya dipengaruhi oleh kombinasi berbagai faktor risiko yang meliputi faktor genetik dan faktor lingkungan3. Meskipun memiliki riwayat keturunan diabetes akan meningkatkan risiko seseorang terkena diabetes, faktor risiko ini untungnya masih dapat diturunkan dengan menjalankan pola hidup sehat4.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa risiko diabetes pada mereka yang memiliki faktor keturunan dipengaruhi oleh kondisi berat badan, yaitu kondisi berat badan berlebih berkaitan dengan peningkatan risiko diabetes yang lebih tinggi.

Diketahui bahwa 38% dari lebih tingginya risiko diabetes pada mereka yang memiliki faktor keturunan dapat dihindari jika berat badan tidak berlebih. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa pola aktivitas ikut berpengaruh, singkatnya memiliki pekerjaan yang pasif berkaitan dengan risiko diabetes yang lebih tinggi, dibandingkan dengan memiliki pekerjaan yang banyak melibatkan aktivitas fisik4.

Tips untuk yang memiliki riwayat keturunan diabetes

Seperti telah dijelaskan sebelumnya, menjalankan pola hidup sehat menjadi teramat penting bagi mereka yang memiliki riwayat keturunan diabetes untuk menghindari diabetes.

Menjalankan pola makan sehat dan rutin berolahraga minimal 30 menit setiap hari penting untuk membantu menjaga berat badan dalam kisaran normal yang bermanfaat untuk mencegah diabetes.

Sebaiknya, pola makan sehat seperti apakah yang perlu diikuti? International Diabetes Federation menyatakan tips berikut sebagai bagian dari pola makan sehat1:

1. Pilihlah air putih atau kopi dan teh tanpa gula, dibandingkan mengonsumsi minuman soda atau minuman manis yang tinggi gula lainnya. Jika ingin minum manis, Anda bisa mengganti gula pasir dengan pilihan lebih sehat seperti pemanis rendah kalori. Perbanyak konsumsi buah segar dan sayur setiap harinya.

2. Pilih cemilan yang sehat seperti kacang-kacangan, buah, atau yogurt.

3. Pilih bagian daging tanpa lemak serta batasi konsumsi daging merah dan daging olahan.

4. Perbanyak konsumsi biji-bijian utuh dengan memilih roti gandum dan nasi merah dibandingkan roti dan nasi putih.

5. Sumber lemak tidak jenuh seperti minyak zaitun, minyak jagung, dan minyak canola merupakan alternatif lebih sehat dibandingkan lemak hewani, minyak kelapa, atauminyak kelapa sawit yang tinggi kandungan lemak jenuhnya.

Referensi:

1. International Diabetes Federation. 2017. IDF Diabetes Atlas Eighth edition 2017.
2. Parental transmission of type 2 diabetes: the Framingham OffspringStudy. 2000.Diabetes; 49(12): 2201-2207.
3. Risk Factors for Type 2 Diabetes. 2016. National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK), the National Institutes of Health.
4. Family history of diabetes identifies a group atincreased risk for the metabolic consequencesof obesity and physical inactivity in EPICNorfolk:a population-based study. 2000. International Journal of Obesity; 24:1333-1339.

Simak Video "Menu Diet ala Korea Ini Bisa Cegah Diabetes Loh!"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/up)