Minggu, 07 Jul 2019 12:00 WIB

Mengenal Gejala Kanker Paru, Penyakit yang Diidap Sutopo Hingga Tutup Usia

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Mendiang Kepala BNPB, Sutopo Purwo Nugroho. (Foto: Ibnu Hariyanto/detikcom) Mendiang Kepala BNPB, Sutopo Purwo Nugroho. (Foto: Ibnu Hariyanto/detikcom)
Jakarta - Duka mendalam dialami oleh masyarakat Indonesia terkait meninggalnya pejuang kanker yang juga Kepala Pusat Data dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho pada Minggu (7/7), dini hari tadi.

Kanker paru menjadi salah satu penyakit yang ternyata prevalensinya kian tinggi di masyarakat Indonesia. Kebiasaan merokok menjadi faktor risiko tertinggi penyebab kanker paru. Sayangnya, masih banyak masyarakat yang terkesan acuh bahkan tidak menyadari adanya gejala kanker yang akhirnya terdiagnosis secara terlambat.

Pada bukan perokok pun risikonya kian tinggi jika berada di lingkungan yang mayoritas perokok berat. Karenanya, deteksi dini sangat penting untuk mencegah penyebaran kanker terjadi.

Spesialis paru dari RS Persahabatan, dr Elisna Syahruddin SpP (K) PhD, menuturkan ada lima gejala kanker paru yang kerap kali diabaikan. Berikut diantaranya:



1. Batuk berdarah

Batuk darah jelas bukan pertanda baik bagi kesehatan tubuh. Menurut dr Elisna, seseorang yang mengalami batuk darah harus segera periksa ke dokter.

"Batuk berdarah bisa jadi tanda adanya kanker paru, walau perlu pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikannya" ujar dr. Elisna.

2. Nyeri dada

Selain menjadi tanda serangan jantung, nyeri dada juga menjadi gejala kanker paru. Gejala awal yakni akan sering merasa sakit di dada, punggung, hingga bahu.

Terkadang bisa disertai rasa sesak di dada. Menurut dr Elisna ketika merasakan sakit di mana tumor itu berada, misalnya jika tumor berada di belakang dada, bisa jadi paisien merasakan sakit di punggung.

3. Batuk berkepanjangan

Batuk bisa disebabkan oleh sesuatu yang ringan seperti sedang flu dan alergi. Namun jika batuk tak kunjung reda pada waktu yang lama hingga berminggu-minggu atau berbulan-bulan bisa jadi seseorang mengalami kondisi yang lebih seriu seperti seperti kanker paru.

"Adanya kanker di jalan pernapasan itu dapat mengiritasi tenggorokan dan membuat Anda batuk." jelasnya. Adanya kanker juga dapat menghasilkan lendir yang membuat batuk lebih buruk.



4. Sesak napas

Jika Anda tiba-tiba merasa terengah-engah ketika menaiki tangga atau sekedar berjalan, bisa jadi gejala kanker paru-paru, terutama jika disertai dengan gejala lainnya.

"Sesak napas bisa berasal dari tumor menghalangi tenggorokan. Hal ini juga dapat berasal dari akumulasi cairan di dada yang mendorong atau menekan paru-paru sehingga kurangnya udara."

Kesulitan bernapas ketika sedang duduk atau berbaring bisa jadi tanda masalah. Maka segera periksakan ke dokter.

5. Kelelahan ekstrim dan penurunan berat badan

Penurunan berat badan dan hilang nafsu makan bisa jadi tanda kanker paru-paru. Selain itu, diikuti rasa lelah berlebihan, padahal tidak melakukan aktivitas berat bahkan hanya melakukan kegiatan sehari-hari seperti biasa.



Simak Video "Mengenang Sutopo: Kanker, Kucing, dan Raisa"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/frp)