Minggu, 07 Jul 2019 17:38 WIB

Jarang Keramas Bisa Bikin Kulit Kepala Sakit Hingga Berjamur

Kintan Nabila - detikHealth
Ilustrasi keramas supaya kulit kepala nggak gatal dan berjamur. Foto: Thinkstock Ilustrasi keramas supaya kulit kepala nggak gatal dan berjamur. Foto: Thinkstock
Jakarta - Ketika kamu terlalu sibuk atau cuaca terlalu dingin untuk keramas, tanpa sadar kamu terus menundanya hingga lupa. Kemudian terasa sakit yang luar biasa pada kulit kepala.

Kebiasaan jarang keramas akan membuat minyak yang dihasilkan oleh kulit kepala menumpuk di sekitar batang rambut. Hal ini dapat menyebabkan gatal dan iritasi yang mempercepat pertumbuhan jamur dan membuat kulit kepala sakit.

Dikutip dari Vogue, Menurut Dr Francesca J. Fusco, MD, seorang Dermatologist di Manhattan mengatakan, rasa sakit ini terjadi pada area perifollicular di kulit kepala atau kantung (folikel) rambut.

"Kulit kepala sangat kaya akan suplai darah, ujung-ujung saraf, dan kelenjar minyak. Jamur yang menumpuk akan menjadi ketombe serta dapat menyebabkan peradangan dan bisa membuat kulit kepala terasa sakit," kata Fusco.


Fusco menambahkan, jenis jamur ini sebenarnya tumbuh secara alami pada permukaan kulit manusia dan bukan jenis jamur yang berbahaya. Selain itu kebiasaan menguncir rambut dengan kencang saat kulit kepala berminyak dapat menambah rasa sakit.

Jadi seberapa seringkah kita harus keramas? Penata rambut selebriti kelas dunia, Harry Josh mengatakan, hal ini tergantung pada jenis rambut setiap orang.

"Orang dengan tipe rambut berminyak harus keramas setiap hari sementara tipe rambut kering dan kasar harus keramas setiap tiga hingga empat hari," ujar Fusco.



Simak Video "Kisah Bocah India yang Tubuh dan Wajahnya Penuh Rambut"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)