Senin, 08 Jul 2019 14:23 WIB

Sering Di-bully Saat Kecil, Wanita Ini Jadi Kecanduan Operasi Plastik

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Ilustrasi operasi plastik. Foto: istock Ilustrasi operasi plastik. Foto: istock
Jakarta - Sering di-bully semasa kecil membuat Kristen Snider 'kecanduan' operasi plastik. Hingga kini, lebih dari 20 prosedur ia lakukan demi mewujudkan tampilan diri yang ia inginkan.

"Aku dulu sering diejek di sekolah dan hal itu memaksaku untuk belajar tak peduli apa yang orang lain pikirkan tentangku dan apa yang aku pilih," kata wanita berusia 28 tahun ini, seperti dikutip dari Mirror.co.uk.

Kristen tumbuh menjadi wanita yang perfeksionis, ambisius dan kreatif, sehingga cepat menjadikannya kecanduan operasi plastik. Sejauh ini sudah nyaris 187 ribu dolar AS atau setara dengan 2,6 miliar rupiah ia habiskan untuk operasi plastik dari ujung kepala hingga ujung kaki.

Kristen juga disebut menjalan operasi pemotongan tulang rusuk untuk membentuk lekukan badan. Seorang dokter bedah plastik dalam wawancara dengan situs Fox News sebelumnya pernah menjelaskan tentang prosedur ini.


Secara umum, prosedur tersebut akan memotong tulang rusuk ke-11 dan 12, namun sangat jarang memotong tulang ke-10 karena ia melindungi ginjal. Namun ada beberapa foto yang diambil usai Kristen menjalani prosedur tersebut menunjukkan bahwa tulang rusuk ke-10 nya juga dipotong.

"Pada orang biasa kamu masih tetap bisa melindungi organ tubuhmu. Namun aku tidak akan merekomendasikannya pada atlet," kata Dr Barry Eppley yang pernah melakukan prosedur tersebut.

Selain pemotongan tulang rusuk, Kristen juga melakukan beberapa prosedur pada wajahnya. Hal ini ia lakukan untuk mengubah penampilannya secara drastis. Prosedur yang ia lakukan adalah jaw contouring (rahang), chin contouring ( potong dagu), lip rift (bibir), rhinoplasty (hidung), implan pipi, forehead reshaping (kening) dan brow life (alis).


Pada tahun 2016 ia menjalani rhinoplasty untuk kedua kalinya, dan juga pembentukan dagu dan rahang kedua kalinya serta cangkok lemak di kening pada 2017. Desember 2015 ia menjalani prosedur Brazilian butt lift untuk mengangkat bokong, yang kedua di 2018 dan menambah implan bokong sebanyak 500 cc.

"Aku melihat tubuhku seperti kanvas dan operasi ini sebagai alat untuk mendapatkan tampilan yang aku punya dalam pikiranku," kata wanita asal Virgnia ini.

Ia menyebutkan bahwa ia masih memiliki daftar panjang prosedur lainnya yang ingin ia coba, termasuk penyempitan rusuk dan implan di pinggang dan pahanya. Walaupun begitu, tak banyak yang sependapat dengannya, termasuk anggota keluarganya yang khawatir bahwa kecanduannya akan operasi plastik bisa membahayakan nyawanya.

"Kita punya pendapat kita sendiri soal kecantikan. Kita tak bisa mendorong idealisme kita pada orang lain," tandasnya.



Simak Video "Mengapa Operasi Plastik Hasilnya Kadang Tak Memuaskan?"
[Gambas:Video 20detik]
(frp/up)