Selasa, 16 Jul 2019 18:41 WIB

Momen Orderan Makanan 'Ajaib' untuk Tugas MOS, Dokter: Mending Liwetan Saja

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Masa Orientasi Siswa. Foto: Aditya Fajar Indrawan Masa Orientasi Siswa. Foto: Aditya Fajar Indrawan
Jakarta - Libur panjang telah usai, tahun ajaran baru telah tiba. Para siswa dan siswi baru lagi bersemangat-semangatnya apalagi yang baru masuk ke SMA atau kuliah.

Pada masa-masa tahun ajaran baru, ada satu momen yang rasanya paling ditunggu-tunggu oleh senior dan momok agak menyeramkan bagi junior dan adik-adik yang baru masuk sekolah. Masa Orientasi Siswa (MOS) biasanya diadakan oleh sekolah untuk memperkenalkan siswa pada lingkungan sekolahnya yang baru.

Masa MOS kadang dipenuhi dengan sederet suruhan 'ajaib' dari senior. Dari menyuruh siswa baru melakukan hal-hal tertentu sampai membawa makanan atau minuman khas MOS.

"Mau tanya dong, tugas MOS nih, minuman pom bensin sama makanan anak kos apa ya? Thx sebelumnya," cuit salah satu user Twitter pada akun askmenfess.

Ada yang menjawab, minuman pom bensin adalah produk minuman bersoda warna biru seperti bahan bakar Pertamax. Entah apa maksud sebenarnya.

Terkadang sih memang ajang MOS ini dijadikan sebagai momen lucu-lucuan dan mengasah kreativitas siswa baru. Mungkin saja, senior ingin melihat sejauh mana siswa baru ini bisa mengasah kemampuan berpikir mereka ketika dihadapkan pada situasi seperti itu.



Tapi, spesialis gizi klinis, dr Diana F Suganda, MKes, SpGK, mengimbau agar tidak terlalu ekstrem dalam 'mengerjai' siswa yang baru masuk ini. Apalagi kalau bermain-main dengan makanan, tentu sangat tidak diperbolehkan.

"Duh kalau ngerjain nggak usah gitu-gitu amat kali ya. Kan itu juga berhubungan sama kesehatan. Kalau anaknya ntar moncor-moncor keracunan siapa yang mau tanggung jawab," katanya saat dijumpai pada agenda Eat Like A Pro by Beko, Selasa (16/7/2019).

Jadi daripada menyuruh untuk membawa makanan atau minuman yang kesannya 'aneh-aneh', ada baiknya panitia atau pihak sekolah menyediakan makanan yang memang bisa dikonsumsi ramai-ramai. Selain lebih mendekatkan siswa, kualitasnya juga pasti lebih terjamin.

"Bawa makanan seperti apa? Nasi timbel tuh ramai-ramai. Lebih bernutrisi. Liwetan aja, ada tempenya ada ada ayamnya, ada sambelnya. Makannya enak. Semua happy, semua senang," pungkasnya.



Simak Video "Teknik Meditasi Pernapasan Sederhana"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)