Rabu, 17 Jul 2019 08:16 WIB

Ilmuwan LIPI Lakukan Riset Teripang Sebagai Bahan Baku Suplemen Obat

Kintan Nabila - detikHealth
Teripang yang dimanfaatkan oleh peneliti LIPI sebagai bahan suplemen obat. (Foto: Kintan Nabila/detikHealth) Teripang yang dimanfaatkan oleh peneliti LIPI sebagai bahan suplemen obat. (Foto: Kintan Nabila/detikHealth)
Jakarta - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melalui Pusat Penelitian Oseanografi melakukan riset teripang sebagai bahan baku obat suplemen.

Dikenal dengan sebutan timun laut, riset menunjukkan bahwa teripang memiliki manfaat sebagai anticancer, antioksidan dan antiaging yang bisa mencegah kanker, radikal bebas dan penuaan dini.

Peneliti bioprospeksi LIPI, Iskandar Azmy Harahap, mengatakan, alasan di balik pemanfaatan teripang sebagai bahan baku obat adalah kandungan nutrisinya. Telah dilakukan uji proksimat bahwa teripang berisi 60 sampai 70 persen protein.

"Karena kandungan nutrisi teripang banyak, mulai dari protein, vitamin, kolagen, glukosamin, omega-3, senyawa aktif yang fungsinya sebagai anticancer tadi," katanya dalam acara temu media Riset Teripang di Indonesia. Selasa (16/7/2019).


Riset yang berlangsung dari tahun 2011 hingga tahun 2018, ini mampu menghasilkan obat berbahan dasar teripang. Di antaranya obat berbentuk sediaan cair, kapsul, dan produk minuman bubble drink.

Obat berbentuk sediaan cair dan kapsul menggunakan ekstrak etanol teripang jenis Stichopus vastus.

Sementara suplemen dalam bentuk bubble drink bermanfaat untuk persendian. Dibuat supaya memudahkan untuk dikonsumsi lansia. Caranya dengan menambahkan ekstrak teripang lalu diambil glukosaminnya dan ditambahkan ke minuman.

Jika bicara tentang obat tentunya kita akan khawatir dengan efek sampingnya. Namun LIPI menegaskan suplemen obat berbahan dasar teripang tidak memiliki efek samping.

"Efek samping sejauh ini belum ada ya, untuk uji toksisitas dan logam berat semuanya aman," kata Iskandar.



Ilmuwan LIPI Lakukan Riset Teripang Sebagai Bahan Baku Suplemen Obat


Simak Video "Kenali Gejala Depresi yang Dialami Sulli dan Taeyeon SNSD"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)