"Nah ini mindset yang harus diubah. Harus ada knowledge kalau anak nggak melulu harus gemuk. Meski lucu, tapi anak yang obes di usia 5 tahun dia akan obes hingga usia 15-18 tahun," kata dr Diana F Suganda, M.Kes, SpGK - dokter spesialis gizi klinis kepada detikHealth, Selasa (16/07/2019).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita membesarkan anak karena dia akan menjadi bibit negara. Kalau anak obes dia setelah dewasa akan banyak sakitnya. Hipertensi, stroke bahkan depresi karena suka di-bully. jadi bukan hanya di kesehatan tapi psikis juga," tambahnya.
Ada banyak sekali faktor yang menyebabkan anak bisa menjadi obesitas. Biasanya orang tua tidak membatasi asupan makan-makanan cepat saji dan cemilan yang tidak dibarengi dengan aktivitas fisik yang cukup. Jadinya terjadi ketidakseimbangan energi antara kalori yang dikonsumsi dengan kalori yang dibuang,
"Makanya orang tua harus memperhatikan menu harian yang mempertimbangkan batasan asupan gula, garam, dan lemak, juga melakukan kegiatan fisik secara rutin," ujar dr Diana.
Cara untuk memastikan apakah anak obesitas atau tidak adalah teratur memeriksa anak yg berusia kurang dari 5 tahun ke Puskesmas atau dokter untuk memantau tinggi dan berat badannya. Orang tua juga tentunya harus lebih aware terhadap permasalahan seperti itu.
(up/up)












































