Jumat, 19 Jul 2019 10:29 WIB

Tak Sedang Pilek, Kenapa Hidung Meler Saat Cuaca Dingin?

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Siapa yang hidungnya selalu meler di suhu dingin? (Foto: iStock) Siapa yang hidungnya selalu meler di suhu dingin? (Foto: iStock)
Jakarta - Meski sedang memasuki musim kemarau, beberapa daerah di Indonesia akan terasa lebih dingin di malam hari bahkan di Jakarta lho. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut Jakarta terasa lebih dingin saat malam hingga pagi karena minimnya jumlah awan sehingga terasa panas di siang namun dingin ketika malam.

"Pasalnya, pada waktu malam, pelepasan panas bumi ke atmosfer tidak lagi terjebak oleh awan yang menutupi langit," kata Kepala Subbidang Analisis Informasi Iklim BMKG Pusat Adi Ripaldi, beberapa waktu lalu.


Biasanya saat kedinginan, hidung mudah meler atau mengeluarkan ingus meski sedang tidak mengalami pilek atau flu. Lantas, apa ya alasan hidung meler saat terpapar udara yang cukup dingin?

"Itu namanya faktor atopi atau alergi. Pencetus alergi macam-macam salah satunya kelembaban yang tinggi atau kurang, atau faktor lainnya misal bulu binatang, debu, atau perubahan suhu," kata spesialis paru dari RS Paru Persahabatan, dr Sita Andarini, SpP(K), kepada detikHealth, Kamis (18/7/2019).

dr Sita menambahkan, meski tidak sedang flu, seseorang yang memiliki alergi atau faktor atopi bisa mengalami kondisi hidung meler. Sebuah penelitian oleh David King dari The University of Queensland mengatakan hidung meler yang terjadi saat cuaca dingin berhubungan dengan kelembapan udara yang masuk ke hidung.

Udara yang dingin dan kering mengaktifkan respons pembuluh darah di otak untuk membuat hidung lebih hangat dengan cara meningkatkan aliran darah ke hidung dengan membuat produksi cairan di hidung bertambah dan membuat hidung menjadi meler.

Memang sih agak sedikit mengganggu, tapi tak perlu khawatir. Hidung meler akan sembuh dengan sendirinya setelah satu atau dua hari. Meski demikian, pengidap asma atau penyakit paru lainnya diminta agar lebih waspada.

"(Sembuhnya) tergantung dari pribadinya sendiri. Kadang kalau penderita asma hal itu bisa terus-terusan. Jadi kalau dia tidak berpindah ke tempat yang lebih hangat, serangannya bisa terjadi terus-terusan," pungkas dr Sita.



Simak Video "Kopi Bisa Sembuhkan Flu, Hoax atau Fakta Ya?"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)