Jumat, 19 Jul 2019 19:05 WIB

Kenali Gejala Kurap, Penyebab dan Pengobatannya

Virgina Maulita Putri - detikHealth
Kenali Gejala Kurap, Penyebab dan Pengobatannya Foto: iStock Kenali Gejala Kurap, Penyebab dan Pengobatannya Foto: iStock
Jakarta - Kurap atau yang juga disebut kadas merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi jamur yang menyerang permukaan kulit paling atas. Penyakit ini ditandai dengan ruam berwarna merah yang membentuk pola lingkaran dengan pinggiran yang bersisik.

Penyakit yang secara ilmiah disebut tinea corporis ini terkait dengan beberapa penyakit kulit lainnya seperti kutu air, infeksi kuku dan jock itch. Penyakit ini dapat menular melalui kontak langsung dengan penderita atau hewan yang terinfeksi.



Kurap bukan merupakan penyakit yang berbahaya dan dapat dicegah dan ditangani dengan mudah. Untuk itu, kenali gejala kurap, penyebab dan cara pengobatannya yang dirangkum detikHealth dari berbagai sumber.

1. Penyebab Kurap

Kurap adalah infeksi jamur yang disebabkan oleh parasit yang ada di lapisan terluar kulit. Penyakit ini dapat menular dengan beberapa cara yaitu:

- Manusia ke manusia. Kurap bisa menyebar dengan kontak langsung dengan seseorang yang terinfeksi.

- Hewan ke manusia. Kalian bisa terkena kurap dengan menyentuh hewan yang terinfeksi kurap, biasanya penyakit ini ditemukan di kucing, anjing dan sapi.

- Benda ke manusia. Seseorang bisa terkena kurap jika menyentuh benda atau permukaan yang disentuh oleh penderita, seperti pakaian, handuk, sprei, dan sisir.

- Tanah ke manusia. Walau jarang, tanah yang terinfeksi kurap juga bisa menularkan penyakit ini ke manusia.

Selain itu, ada juga beberapa kondisi yang meningkatkan risiko seseorang terkena kurap, seperti orang yang hidup di daerah dengan iklim hangat, memakai pakaian yang ketat, memiliki ketahanan tubuh dan rendah, dan berolahraga yang melibatkan kontak kulit seperti gulat.



2. Gejala Kurap

Kurap ditandai dengan adanya area bersisik di permukaan kulit, yang mungkin berwarna kemerahan dan terasa gatal. Area bersisik ini lama-lama berkembang dan meluas serta membentuk pola lingkaran. Bagian dalam lingkaran ini bisa terlihat bersih tanpa ruam, bersisik, atau memiliki bintil berwarna merah.

Selain itu, kurap juga bisa muncul di wajah, terutama area sekitar mulut. Kondisi ini biasanya muncul pada pria yang memiliki jenggot yang cukup tebal.

3. Pengobatan dan Pencegahan

Kurap bisa ditangani menggunakan salep antijamur yang dapat dibeli tanpa resep dokter. Salep ini biasanya mengandung clotrimazole atau miconazole. Jika setelah dua minggu diobati kurap masih membandel, segera berkonsultasi dengan dokter agar diberikan obat yang lebih kuat.

Setelah sembuh dari kurap, dianjurkan untuk melakukan beberapa hal agar mencegahnya kembali lagi. Walau penyakit ini sangat mudah menular, kalian bisa mengurangi risiko penularan dengan cara-cara seperti menjaga kebersihan tubuh, jaga tubuh tetap kering, tidak menggunakan barang pribadi berbarengan, jaga kebersihan peliharaan, dan hindari hewan yang terinfeksi.

Simak Video "Cara Jaga Kesehatan Mata saat Gunakan Gadget"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/lus)