Minggu, 21 Jul 2019 08:05 WIB

Mata Anak Dihitamkan, Berbohong Agar Anak Tak Main Ponsel

Rosmha Widiyani - detikHealth
Ilustrasi anak main ponsel. (Foto: thinkstock) Ilustrasi anak main ponsel. (Foto: thinkstock)
Jakarta - Ada saja ulah orang tua membuat anaknya nurut aturan soal ponsel. Sebuah unggahan viral memperlihatkan anak yang matanya hitam, lalu orang tuanya berbohong bahwa itu efek karena terlalu sering main ponsel. Upaya ini dikatakan berhasil membuat anak tak lagi main ponsel.

Meurut psikolog dari Universitas Indonesia (UI) Amanda Margia Agustario, orangtua sebetulnya tak perlu menggunakan cara tersebut. Ada tips supaya anak bisa nurut tanpa perlu dibohongi orangtuanya. Tentunya tips harus dilakukan dengan penuh konsistensi.

"Penjelasan yang baik dan benar tetap lebih baik, namun harus diberikan sesuai umur. Buat yang usianya masih kecil memang contoh atau kontrol dari orangtua lebih sesuai untuk anak. Namun kalau sudah besar, orangtua harus mengganti kontrol dengan support sehingga anak bisa belajar tanggung jawab. Jadi tidak orangtua tidak usah menghitamkan mata anak supaya nurut," kata Amanda.


Pemberian contoh dan konsistensi orangtua menjadi pembelajaran yang baik bagi anak. Konsistensi juga menjadi cara efektif menanamkan nilai-nilai yang baik dalam keluarga pada anak yang akan diterapkan hingga dewasa.

Seiring pertambahan usia, orangtua tidak terlalu kaku menerapkan kontrol pada anak. Orangtua bisa mulai memberikan support pada berbagai pilihan anak, serta mengingatkan terkait tanggung jawab. Support bisa diberikan setelah melalui diskusi yang biasanya terjadi saat anak beranjak SMP. Dengan penanaman nilai dan contoh yang baik, orangtua tak perlu khawatir saat anaknya beranjak dewasa dan mulai punya pilihan.



Simak Video "Begini Atasi Pertanyaan "Kapan Nikah?" "
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)
News Feed