Senin, 22 Jul 2019 13:50 WIB

Daftar Nama Samaran Gula yang Sering Ditulis di Label Makanan

Raras Prawitaningrum - detikHealth
Foto: shutterstock Foto: shutterstock
Jakarta - Salah satu tips untuk sukses menjalankan pola hidup sehat adalah dengan membatasi asupan gula harian. Dilansir dari jurnal Food Nutrition Research, asupan gula berlebih bisa mengganggu kesehatan, seperti menumpuknya lemak tubuh, memicu masalah kegemukan, mengantarkan seseorang terkena diabetes dan penyakit kencing manis.

Bahkan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No 30 tahun 2013 menyarankan pembatasan konsumsi gula sebanyak maksimal 50 gram per hari atau setara dengan 4 sendok makan.



Periksa Label Makanan dan Minuman

Waspadai makanan dan minuman yang dikonsumsi sehari-hari. Meskipun telah menghindari makanan dan minuman manis, seperti permen, cokelat, dan minuman soda, ada banyak makanan dan minuman lain yang sebenarnya menyimpan kandungan gula yang tinggi.

Maka bacalah label yang ada pada makanan dan minuman kemasan. Selain melihat informasi nilai gizi yang terkandung pada makanan dan minuman tersebut, periksa juga komposisi atau bahan baku untuk mengetahui keberadaan gula pada produk.

Mengenal Gula 'Samaran'

Secara umum, gula yang terdapat pada makanan dan minuman dapat terbagi menjadi gula alami dan gula tambahan. Gula alami adalah gula yang secara umum terdapat pada makanan atau minuman, misalnya fruktosa atau gula buah dan laktosa atau gula susu.


Sementara dikutip dari American Heart Association, gula tambahan adalah gula yang ditambahkan secara sengaja pada saat proses pembuatan atau saat mempersiapkan makanan dan minuman tersebut. Gula tambahan ini dapat berfungsi untuk memberikan rasa ataupun fungsi teknis lainnya, tapi jumlah yang ditambahkan sering kali tidak sedikit.

Dikarenakan ditambahkan pada saat proses pembuatan, penambahan gula tambahan akan terlihat pada komposisi bahan yang digunakan. Namun, tahukah bahwa gula memiliki banyak nama lain sehingga terkadang sulit dikenali?

Berikut kata-kata yang merupakan petunjuk penting dalam mencari keberadaan gula pada makanan dan minuman yang dilansir dari jurnal John Hopkins Medicine.

a. Kata 'sirup', misalnya: sirup tebu
b. Kata yang berakhiran 'ose' atau 'osa' misalnya: sucrose atau sukrosa, dextrose atau dekstrosa, serta glucose atau glukosa
c. Kata 'gula' misalnya: gula pasir, gula halus, atau gula tebu

Berdasarkan data USDA ChooseMyPlate, nama-nama lain dari gula yang perlu diperhatikan pada komposisi makanan dan minuman kemasan antara lain dekstrosa, gula coklat, dekstrosa, fruktosa, sirup fruktosa (high fructose corn syrup), sirup maltose, sirup maple, molasses, nectar, sukrosa, gula, gula granulasi, gula malt, gula invert, atau sirup tebu.

Demi membatasi konsumsi gula, gunakan alternatif pengganti gula yang lebih sehat, seperti produk pemanis rendah kalori yang mengandung kalori yang jauh lebih rendah dibanding gula pasir dengan tingkat kemanisan yang sama.

Simak Video "Menu Diet ala Korea Ini Bisa Cegah Diabetes Loh!"
[Gambas:Video 20detik]
(mul/mpr)