Senin, 22 Jul 2019 13:53 WIB

Pembakar Studio Kyoto Animation Disebut Punya Gangguan Jiwa

Firdaus Anwar - detikHealth
Gedung Kyoto Animation di Jepang usai kebakaran. (Foto: AP Photo/Jae C. Hong) Gedung Kyoto Animation di Jepang usai kebakaran. (Foto: AP Photo/Jae C. Hong)
Jakarta - Studio Kyoto Animation di Jepang mengalami kebakaran hebat pada Kamis (18/7) lalu. Diketahui bahwa kebakaran tersebut sengaja dilakukan oleh seorang pria bernama Shinji Aoba (41) yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Sesaat sebelum diamankan Aoba sempat berbicara kalau karyanya telah diplagiat, namun demikian polisi berhati-hati tidak menyebutnya sebagai motif pembakaran. Ia kini masih dirawat di rumah sakit karena ikut mengalami luka bakar.

Laporan oleh media setempat menyebut kalau Aoba punya riwayat kejahatan dan gangguan jiwa. Ia pernah ditahan karena merampok toko dan setelah keluar penjara pada tahun 2012 menerima terapi untuk masalah kejiwaan yang tidak disebut spesifik.


Tetangga apartemen tempat Aoba tinggal mengenalnya sebagai orang yang jarang keluar dan berbicara. Ia hidup dari jaminan sosial dan setiap hari tetangga bisa mendengar musik kencang video game keluar dari ruangannya.

Sehari sebelum penyerangan Aoba sempat bertengkar dengan tetangga karena kesalahpahaman. Bermula ketika Aoba memukul-mukul tembok kesal terganggu suara yang datang dari ruangan sebelah padahal sebetulnya dari tempat lain.

"Ketika dia keluar dari apartemen, matanya merah, dan mulai berteriak-teriak di depan muka menyuruh saya untuk diam," ungkap tetangga yang namanya tidak mau disebut.

"Dia memegang kerah baju saya dan menjambak rambut saya. Sangat menakutkan," lanjutnya seperti dikutip dari Reuters, Senin (22/7/2019).

Kyoto Animation sendiri adalah studio yang terkenal di mancanegara karena beberapa karya animasinya. Dilaporkan ada sekitar 34 orang meninggal yang kebanyakan adalah karyawan muda.



Simak Video "Viral! ODGJ Bantu Buka Jalan Ambulans di Bandung"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)