Selasa, 23 Jul 2019 19:06 WIB

Lagu Galau Didi Kempot Terasa 'Adem' Saat Patah Hati, Ternyata Ini Sebabnya

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Di telinga para penggemar, lirik lagu Didi Kempot selalu bikin galau (Foto: dok. Thinkstock) Di telinga para penggemar, lirik lagu Didi Kempot selalu bikin galau (Foto: dok. Thinkstock)
Jakarta - "Dek opo salah awakku iki. Kowe nganti tego mblenjani janji. Opo mergo kahanan uripku iki. Mlarat bondo seje karo uripmu. Aku nelongso mergo ke bacut tresno, ora ngiro saikine cidro."

Penggalan lirik lagu Didi Kempot berjudul 'Cidro' alias 'Ingkar Janji' itu menceritakan perasaan seseorang yang ditinggal kekasih dengan sejuta janjinya. Mau tatoan, muka sangar, berlagak layaknya preman, setelah mendengar lagu Didi Kempot, hatinya berubah jadi mellow layaknya Hello Kitty.

Penyanyi campursari Didi Kempot, yang dijuluki Bapak Patah Hati Nasional atau Godfather of Broken Heart, memang punya lagu yang bisa bikin hati ambyar. Sobat galau sering mendengarkan lagu Didi Kempot ketika ditinggal kekasih saat lagi sayang-sayangnya. Para 'sad boy' pasti paham dengan suasana seperti itu.

Secara mengejutkan, seseorang yang sedang sedih dan dicekoki dengan lagu galau malah akan merasa lebih tenang dan damai. Merasa emosi mereka telah terluapkan secara tidak langsung saat mendengarkan lagu galau.


Hampir semua lagu Didi Kempot bertema patah hati.Hampir semua lagu Didi Kempot bertema patah hati. (Foto: dok. Shutterstock)

Hal ini dibuktikan dari sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Emotion, yang menunjukkan bahwa seseorang yang depresi akan merasa jauh lebih baik ketika mendengarkan lagu sedih dan galau dibandingkan lagu dengan genre ceria.

Para peneliti di University of South Florida meminta 76 wanita yang setengahnya didiagnosis mengidap depresi untuk mendengarkan musik klasik dengan beragam genre, mulai yang bernada ceria sampai lagu 'Adagio for Strings' karya Samuel Barber, yang secara universal dianggap sangat menyedihkan.

Hasilnya tentu saja peserta yang mengalami depresi menunjukkan mereka lebih suka mendengarkan musik sedih daripada musik bahagia dan hal tersebut mempengaruhi mood mereka sepanjang hari. Bahkan hampir semua peserta mengatakan musik sedih membuat mereka lebih bahagia.

"Mereka merasa lebih baik setelah mendengarkan musik sedih daripada sebelumnya," kata penulis studi, Jonathan Rottenberg, dikutip dari The Verge.

Ini tentunya membantah argumen bahwa musik yang sedih membuat seseorang yang lagi galau merasa lebih buruk. Tentu saja memasukkan lagu Didi Kempot dan mendengarkannya di saat-saat terburuk dalam hidupmu tidak menjadi masalah. Salam galau bagi para sad boy di luar sana.



Simak Video "Pesan Berantai soal Pasien BPJS Kesehatan Darurat Dipastikan Hoaks"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)