Jumat, 26 Jul 2019 07:38 WIB

Viral Partikel Emas Perhiasan Bisa Menembus Kulit Bayi, Ini Kata Dokter

Firdaus Anwar - detikHealth
Viral partikel emas bisa menembus kulit bayi. Foto: Tangkapan layar Facebook Viral partikel emas bisa menembus kulit bayi. Foto: Tangkapan layar Facebook
Jakarta - Di media sosial Facebook viral unggahan yang menyebut bahwa perhiasan emas berbahaya bagi bayi karena partikelnya bisa menembus kulit masuk ke dalam aliran darah. Hal ini disebut sebagai "migrasi emas" yang berisiko menimbulkan penyakit mulai dari alergi, iritasi, gatal, luka, hingga timbul kemerahan.

Dalam unggahan yang sama dijelaskan juga mengapa wanita bisa baik-baik saja memakai perhiasan emas sementara pria tidak disarankan.



"Pada wanita dewasa, migrasi emas tetap terjadi. Tapi, pada setiap bulannya atom emas yang terserap didalam darah akan ikut keluar bersama dengan darah menstruasi yang keluar," tulis unggahan yang hingga artikel ini ditulis pada Kamis (25/7/2019) sudah dibagikan lebih dari 54 ribu kali.

Foto: Tangkapan layar Facebook


Menanggapi hal tersebut Spesialis kulit Dr dr I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK, FINSDV dari DNI Skin Centre mengatakan bahwa dunia medis tidak mengenal fenomena migrasi emas. Apa yang terjadi adalah memang beberapa orang bisa memiliki bakat alergi, tapi bukan karena penumpukan emas dalam darah.

"Umumnya emas yang berbentuk padat tidak dengan mudahnya masuk dan terserap ke kulit karena partikelnya berukuran besar. Kondisi ini berlaku untuk kulit bayi maupun dewasa, walaupun memang kadar air pada kulit bayi lebih tinggi daripada dewasa," papar dr Darma pada detikHealth.

"Secara medis tidak dikenal adanya istilah migrasi emas," lanjutnya.

Alergi yang terjadi karena kontak dengan emas bisa muncul dengan gejala kemerahan disebut dermatitis kontak alergi atau biasa dikenal eksim.



Simak Video "Kocak! Viral Facial 'Peletak Peletok' yang Bikin Pasien Histeris"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)