Jumat, 26 Jul 2019 13:35 WIB

Kesalahan-kesalahan Menyikat Gigi Ini Masih Kerap Ditemui

Nabila Ulfa Jayanti - detikHealth
Tampaknya sepele, sikat gigi ternyata ada tekniknya (Foto: iStock)
Jakarta - Dokter gigi menganjurkan sikat gigi dua kali sehari untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Banyaknya pasta gigi yang dipakai dan jenis bulu sikat harus tepat agar gigi bersih maksimal.

Pada kemasan pasta gigi biasanya terdapat petunjuk pemakaian sesuai usia konsumen. Menurut pakar kesehatan gigi dan mulut drg Ratu Mirah Afifah, GCClinDent, MDSc, pasta gigi pada penggunaan anak-anak dan dewasa hendaknya diratakan sepanjang bulu sikat.

"Itu untuk memastikan semua bulu sikatnya terkena oleh pasta giginya. Emang cuma ujung giginya doang yang disikat? Kepala sikatnya didesain biar bisa menjangkau misalnya hampir 1,5 dari diameter mulutnya," terang drg Mirah, baru-baru ini.



Selain memerhatikan pemakaian pasta gigi, tekstur bulu sikat gigi juga perlu jadi perhatian. Bulu sikat yang halus lebih cocok digunakan karena tidak melukai gusi.

"Yang dianjurkan dokter gigi harus yang halus atau medium. Kalau kita pakai sikat yang bulunya kasar itu takutnya melukai gusi, bisa jadi gigi sensitif," kata drg Mirah.

Peralatan untuk membersihkan gigi harus jadi perhatian masyarakat, karena mempengaruhi kesehatan gigi dan mulut. Masalah seperti gigi berlubang, penyakit tak menular nomor 1 di dunia, pun bisa dihindari nantinya.



Simak Video "Ini Dia Rapor Merah Kesehatan Gigi dan Mulut Anak Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)