Selasa, 30 Jul 2019 11:41 WIB

Paru-paru Rusak Karena Vape, Seorang Pria Kritis hingga Koma

Widiya Wiyanti - detikHealth
Vape membuat paru-paru seorang pria rusak. Foto: iStock Vape membuat paru-paru seorang pria rusak. Foto: iStock
Jakarta - Seorang pria berusia 26 tahun terbaring tak sadarkan diri di rumah sakit karena kondisinya yang kritis disebabkan oleh rokok elektrik atau vape. Vape yang dibelinya itu merupakan vape murah yang dibeli di pinggir jalan.

Pria yang tak disebut namanya itu berasal dari Burlington di Wisconsin, Amerika Serikat mengalami kesulitan bernapas setelah mengisap asap dari vape tersebut. Segeralah ia dilarikan ke ruma sakit.

Awalnya dokter mengira bahwa ia mengidap pneumonia, namun saudara laki-lakinya, Patrick DeGrave mengatakan bahwa vape yang dibeli saudaranya itu berisi THC (delta-9-tetrahydrocannabinol), bahan kimia alami yang ada pada ganja.

Dokter pun memutuskan untuk membuat pria tersebut koma secara induksi karena kondisinya yang cukup kritis.



"Trauma yang terjadi ke paru-parunya signifikan, trauma yang terjadi ke jantungnya juga signifikan. Vape jalanan ini sangat, sangat berbahaya. Saudaraku hampir kehilangan nyawanya," ungkap DeGrave pada Fox6.

Kejadian yang dialami pria tersebut berlangsung hanya beberapa minggu setelah delapan remaja dirawat di rumah sakit karena kerusakan paru-paru setelah mengisap THC dari vape. Para remaja itu dirawat setelah mengalami kesulitan bernapas, nyeri dada, kelelahan, dan penurunan berat badan.

Dikutip dari Healthline, THC bisa berpengaruh pada organ tubuh, seperti sistem pernapasan, sistem peredaran darah, sistem saraf pusat, sistem pencernaan, dan sistem kekebalan tubuh. Bahkan THC memiliki efek psikoaktif atau dapat memengaruhi saraf otak dan kondisi kejiwaan.



Simak Video "Benarkah Menggunakan Vape Bisa Jadi Depresi?"
[Gambas:Video 20detik]
(wdw/up)