Sedangkan pria dengan tingkat hormon yang rendah cenderung tidak memiliki hubungan intim. Penelitian yang dilakukan oleh tim dari Zurich Univeristy, Swiss, ini mendukung penelitian sebelumnya tentang hormon dan kemampuan pria untuk tetap setia pada pasangannya.
Peneliti menganalisa 224 pria paruh baya yang sehat dan telah menjalin hubungan yang stabil selama lebih dari 20 tahun. Setelah itu mereka menanyai mereka tentang frekuensi perilaku tidak setia dan mengambil air liur pria tersebut untuk mengukur kadar testosteron.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Profesi Berikut Ini Disebut Rentan Selingkuh |
Ini juga dapat menjelaskan mengapa pria jauh lebih cenderung untuk menipu daripada wanita, tulis tim itu dalam jurnal Biological Psychiatry. Dalam sebuah laporan tentang temuan, mereka mengatakan, "Tingkat testosteron yang lebih tinggi terkait dengan perilaku kawin, hasrat seksual dan perselingkuhan," tulis peneliti dikutip dari Daily Mail.
"Pria rata-rata memiliki testosteron enam kali lebih banyak daripada wanita dan menunjukkan tingkat perilaku tidak setia yang jauh lebih tinggi. Mereka cenderung mencari pertemuan seksual yang lebih sering karena mereka melihat adanya manfaat dari memiliki banyak pasangan seksual," tambahnya.
Tetapi penelitian juga menunjukkan bahwa pria dengan kadar testosteron tinggi dianggap lebih menarik oleh wanita dalam hal pasangan jangka pendek.
"Tingkat testosteron yang lebih tinggi adalah faktor risiko potensial untuk perilaku tidak setia. Ini sangat penting mengingat suplementasi testosteron pada pria telah menerima perhatian besar untuk mengobati disfungsi seksual atau depresi," pungkasnya.
(kna/up)











































