Kamis, 01 Agu 2019 18:05 WIB

Kanker Otak Agung Hercules dan Angka Kelangsungan Hidup Glioblastoma

Firdaus Anwar - detikHealth
Agung Hercules berjuang melawan kanker otak glioblastoma hingga akhir hayat. (Foto: Instagram @agunghercules88) Agung Hercules berjuang melawan kanker otak glioblastoma hingga akhir hayat. (Foto: Instagram @agunghercules88)
Jakarta - Agung Santoso atau populer dikenal sebagai Agung Hercules meninggal dunia pada Kamis (1/8) sore setelah berjuang melawan penyakit glioblastoma. Dalam dunia medis glioblastoma dikenal sebagai bentuk kanker otak ganas.

American Brain Tumor Association (ABTA) menjelaskan kalau glioblastoma bisa muncul secara tiba-tiba lalu menyebar dengan cepat.

"Glioblastoma dapat timbul sebagai de novo, artinya mereka muncul sebagai tumor stadium empat tanpa ada bukti tanda-tanda kemunculan tumor sebelumnya. Tumor de novo adalah bentuk umum dari glioblastoma dan cenderung agresif menyerang pasien usia lanjut," tulis ABTA di situs resminya.


Karena sifat yang ganas angka kelangsungan hidup (survival rate) pasien glioblastoma cenderung rendah. ABTA menyebut pada pasien glioblastoma dewasa angka kelangsungan hidup lima tahunnya sekitar 10 persen. Meski demikian ada juga laporan pasien yang hidup sampai 10-20 tahun.

Sementara itu pada anak-anak dengan tumor tahap lanjut, stadium tiga atau empat, angka kelangsungan hidup lima tahunnya lebih tinggi mencapai 25 persen.

"Seberapa baik seseorang merespons pengobatan dipengaruhi oleh tingkat keganasan dari sel-sel tumor, tumor yang sudah dihilangkan, dan kesehatan umum mereka. Usia juga berperan penting. Biasanya pasien dewasa muda dan anak-anak cenderung memiliki prognosis yang lebih baik," ungkap ABTA.



Simak Video "Menu Diet ala Korea Ini Bisa Cegah Diabetes Loh!"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)