Senin, 05 Agu 2019 18:59 WIB

Bukan Ada Setan, Ini Alasan Kita Merinding Usai Buang Air Kecil

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Siapa yang sering merasa suka merinding usai kencing? (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Rasa merinding yang kita rasakan usai buang air kecil ternyata punya alasan tersendiri. Bukan karena ada setan, namun ada kaitannya dengan sistem saraf.

Situs Live Science menyebutkan sebenarnya banyak ahli dan peneliti yang belum bisa memastikan apa penyebab pasti di baliknya. Akan tetapi ada dua pemikiran utama yang bisa diutarakan, yakni antara adanya sensasi penurunan pada suhu saat urine yang hangat meninggalkan tubuh atau karena kebingungan pada sinyal sistem saraf autonomik (ANS).

Pemikiran yang pertama didasari pada fakta bahwa kita pasti merinding saat merasakan rasa dingin yang mendadak. Terkait dengan buang air kecil, logikanya karena kita mengekspos tubuh pada udara sejuk dan secara simultan melepaskan cairan hangat.

Akhirnya menyebabkan ketidakseimbangan suhu internal yang memicu rasa menggigil yang tidak terkontrol. Tetapi banyak peneliti yang tidak yakin akan pemikiran tersebut, salah satunya Dr Simon Fulford, seorang konsultan urolog di James Cook University Hospital di Inggris.


Dia lebih memiliki teori alternatif yang lebih mengulik sistem saraf. Proses buang air kecil lebih besar dipengaruhi oleh dua bagian dari ANS, yakni sistem saraf parasimpatetik (PNS) dan sistem saraf simpatetik (SNS).

Saat kandung kemih penih, reseptor mungil di dinding otot mendeteksi gerakan peregangannya dan mengaktivasi serangkaian saraf di tulang punggung bernama saraf sakral. Akhirnya, hal ini menyebabkan PNS beraksi, dimana otot saluran kencing berkontraksi, bersiap-siap untuk melepaskan urine dari tubuh.

"Yang cukup unik dari ini adalah saat urine meninggalkan tubuh, tekanan darah menurun. Ada bukti yang baik bahwa tekanan darah naik sedikit saat kandung kemih penuh dan turun saat membuangnya atau tak lama setelahnya," kata Dr Fulford.

Saat tekanan darah turun melonjak memicu reaksi dari SNS untuk melepaskan serangkaian pemancar saraf yang disebut katekolamin. Katekolamin berfungsi untuk secara hati-bati mengembalikan tekanan darah seimbang, dan menyebabkan kekacauan sinyal di sistem saraf sehingga memicu gangguan pada sistem yang membuat kita tak sengaja 'merinding disko'.

Namun apapun penyebabnya, keanehan ini seharusnya tidak perlu dikhawatirkan. Menurut Dr Grant Stewart, dokter bedah saraf urologi di Cambridge University hingga kini belum ada riset substansial soal hal ini.

"Tapi itu adalah fungsi tubuh yang normal dan tak perlu dikhawatirkan. Justru, para pria lah yang harus khawatir tak bisa 'mengarahkan' dengan benar (saat kencing) ketika mulai terasa merinding," pungkasnya.



Simak Video "Ini Bedanya Infeksi Saluran Kemih dengan Anyang-anyangan"
[Gambas:Video 20detik]
(frp/up)