Selasa, 06 Agu 2019 13:21 WIB

Fakta Bubble Tea, Minuman yang Harusnya Menyehatkan Tapi Kadang Mematikan

Kintan Nabila - detikHealth
Ilustrasi bubble tea. Foto: iStock Ilustrasi bubble tea. Foto: iStock
Jakarta - Hampir semua orang setidaknya pernah mencoba bubble tea. Minuman 'kekinian' asal Taiwan yang terbuat dari tepung tapioka ini banyak digemari. Selain karena rasanya yang enak, bubble tea juga disajikan dalam bentuk dan kreasi menarik.

Bubble tea terbuat dari campuran teh manis, bola tapioka, dan susu bubuk atau susu non dairy. Sementara bola tapioka tentunya terbuat dari tepung tapioka dan ekstrak pati dari singkong. Namun, Karena memiliki kata 'teh' di dalamnya, bukankah seharusnya Bubble Tea termasuk minuman yang menyehatkan?

Malina Malkani, MS, RDN, CDN, juru bicara media untuk Academy of Nutrition and Dietetics mengatakan, pemanis buatan dalam bubble tea membuat minuman ini kehilangan kandungan nutrisinya.



"Bagaimanapun juga, teh hijau memiliki manfaat kesehatan," Katanya dikutip dari Reader's Digest.

Bola-bola tapioka dalam bubble tea tinggi karbohidrat namun rendah nutrisi yang seharusnya bagus untuk kesehatan karena mengandung serat, protein, vitamin, dan mineral, dan tentunya dengan tambahan teh hijau di dalamnya. Bola tapioka biasanya direbus dalam air panas hingga tiga jam dengan tambahan lebih banyak gula. Pada titik itu, bola-bola ini bisa memiliki hampir 160 kalori, sementara segelas bubble tea biasanya mengandung sekitar 400 kalori, itu pun tergantung bahan apa saja yang digunakan.

"Jangan lupakan sirup tambahan. Bubble tea bisa mengandung 65 gram gula, karena pemanisnya. Kadar gula tinggi ini kemungkinan bisa membatalkan manfaat gizi yang mungkin Anda dapatkan dari teh," kata Malkani.

Namun, jika kamu tetap ingin mengkonsumsi bubble tea, Hillary Cecere, MS, RDN, ahli diet untuk Eat Clean Bro, menyarankan cobalah minta agar bubble tea dibuat tanpa pemanis atau ganti dengan susu rendah kalori. Sementara untuk teh nya gantilah dengan teh herbal, teh tanpa gula, atau matcha teh hijau dengan susu tanpa lemak.

"Semua itu adalah alternatif yang lebih sehat dan cara yang lebih baik untuk merasakan manfaat kesehatan dari teh," pungkasnya.

Infografis bubble tea. Infografis bubble tea. Foto: Infografis




Simak Video "Benarkah Penderita Maag Tidak Boleh Minum Air Dingin?"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)