Jumat, 09 Agu 2019 10:23 WIB

Berbagai Kondisi Kesehatan Berikut Kerap Menyertai Sindrom Williams

Widiya Wiyanti - detikHealth
Anak kedua Dede Sunandar mengidap Sindrom Williams. Foto: Instagram @dede_sunandar Anak kedua Dede Sunandar mengidap Sindrom Williams. Foto: Instagram @dede_sunandar
Jakarta - Hati Dede Sunandar mungkin terasa hancur saat mengetahui bahwa anak keduanya, Ladzan Syafiq Sunandar mengidap penyakit langka yaitu Sindrom Williams. Penyakit ini merupakan kelainan genetik yang bisa memberikan masalah pada beberapa organ tubuhnya.

Dikutip dari Medical News Today, ada sejumlah kondisi yang dikaitkan dengan Sindrom Williams. Salah satunya karakteristik wajah, seperti hidung kecil terbalik, bibir atas lebih panjang, mulut lebar, bibir penuh, dagu kecil, dan bengkak di sekitar mata. Pada orang dewasa biasanya wajah dan lehernya panjang.



Kondisi lain yang lebih serius menyoal kesehatan organ dalam tubuh seperti:

- Masalah jantung dan pembuluh darah, biasanya terjadi penyempitan pembuluh darah termasuk aorta atau arteri pulmonalis.
- Hipertensi atau tekanan darah tinggi, pasien akan membutuhkan pemantauan rutin.
- Hiperkalsemia atau kadar kalsium di dalam darah di atas normal yang menyebabkan gejala seperti kolik atau bayi terus-menerus menangis tanpa henti.
- Masalah muskuloskeletal yang memengaruhi tulang dan otot, seperti sendi longgar, kontraktur, atau kekakuan sendi.
- Masalah makan meliputi muntah dan mual parah, kesulitan mengisap dan menelan.
- Berat badan lahir rendah dan kemungkinan menyebabkan kegagalan untuk berkembang.
- Masalah ginjal.
- Masalah kognitif, seperti kesulitan belajar. Ada pula kesulitan hubungan spasial dan keterampilan motorik halus. Keterlambatan perkemabangan sering terjadi, seringkali butuh waktu lama untuk belajar berjalan dan berbicara.



Namun menurut ahli genetik, Dr Colleen A. Morris, pengidap Sindrom Williams biasanya memiliki keterampilan bahasa ekspresif tingkat tinggi dan minat berkomunikasi, terutama dengan orang dewasa. Sebagian besar anak-anak dengan sindrom ini tidak merasa takut dengan orang asing.

"(Ciri-ciri pengidap Sindrom Williams) Keramahan, empati, kecemasan umum, fobia spesifik, dan gangguan defisit perhatian," katanya.

Bahkan menurut penelitian yang dipimpin oleh Dr Ursula Belugi dari Salk Institute for Biological Sciences di La Jolla, California, pengidap Sindrom Williams memiliki kesensitifan tinggi pada suara terutama musik.

Penelitian tersebut mencatat bahwa banyak anak-anak dengan Sindrom Williams suka mendengarkan dan membuat musik. Mereka sering memiliki ingatan yang baik pada lagu dan ritme. Pendengaran mereka cukup tajam untuk membedakan merek penyedot debu yang berbeda.



Simak Video "Jajal Langsung, Menjadi 19 cm di Klinik Mak Erot yang Legendaris "
[Gambas:Video 20detik]
(wdw/up)