Selasa, 13 Agu 2019 15:45 WIB

Kenangan Jadul Saat Lady Diana Temui Pasien Kusta di Indonesia

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Lady Diana saat kunjungi pasien kusta di Indonesia. (Foto: dok. RS Kusta dr Sitanala Tangerang) Lady Diana saat kunjungi pasien kusta di Indonesia. (Foto: dok. RS Kusta dr Sitanala Tangerang)
Jakarta - Sampai saat ini, kusta masih menjadi penyakit menular dengan prevalensi yang cukup tinggi di Indonesia. Pasien kusta seringkali diberi stigma karena pengidapnya berwajah buruk dan mengalami kecacatan.

Masyarakat di pedesaan bahkan perkotaan menyematkan istilah 'penyakit kutukan' akibat guna-guna atau santet dan sebagai hukuman dari Tuhan bagi pengidap kusta. Hal ini menyebabkan penanganan penyakit kusta terhambat karena masyarakat takut berobat.

Di Indonesia, telah berdiri beberapa rumah sakit khusus kusta salah satunya RS Kusta Sitanala Tangerang yang beroperasi sejak tahun 1951. Sekitar tahun 1987, direktur RS Kusta Sitanala kala itu mengajak untuk memerangi Leprophobia atau takut pada kusta dengan bertemu langsung pasien pengidap kusta.

Hal ini mendapat apresiasi dari Presiden RI di masa itu, Soeharto. Bahkan tanpa canggung, ia menyalami mereka satu per satu, mengamati bagian tubuh, tangan bekas serangan dan dialog dengan mantan pengidap kusta tentang pengalaman mereka semasa sakit.


Tak hanya Soeharto, dijelaskan oleh Arsip RS Kusta Sitanala, pada November 1989, Lady Diana berkunjung ke RS Kusta Sitanala Tangerang dan duduk di tempat tidur pengidap kusta bahkan tak ragu berjabatan tangan dengan mereka.

Meski mendapat imbauan dari para pejabat yang hadir, Princess of Wales tetap bersalaman dan menyentuh perban yang membungkus luka pasien. "Tindakan Lady Diana sangat menyentuh dan menuai pujian sebab Diana membantu menepis mitos soal penyakit kusta," demikian dikutip dari arsip tersebut.

Lady Diana saat kunjungi pasien kusta di IndonesiaLady Diana saat kunjungi pasien kusta di Indonesia Foto: dok. RS Kusta Sitanala Tangerang


Banyak pihak yang tertegun dan takjub dengan aksi Lady Diana saat itu. Bahakn organisasi The Leprosy Mission meminta Lady Diana menjadi pelindung atau patron bagi pengidap kusta di seluruh dunia.

Sampai akhir hayatnya, Princess of Wales tersebut tetap aktif menjadi patron hingga 1997. Keterlibatannya ini mendobak hambatan bagi pengidap kusta untuk berobat dan menjadi inspirasi bagi banyak orang di dunia.



Simak Video "Kisah Asra yang Dulu Diejek Punya Ibu Cacat karena Kusta"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)