Selasa, 13 Agu 2019 19:15 WIB

Terapi Sujok 'Tinta Spidol' Bisa untuk Diabetes dan Ginjal, Ini Kata Ahlinya

Rosmha Widiyani - detikHealth
Terapi sujok. Foto: Roshma Widiyani/detikHealth Terapi sujok. Foto: Roshma Widiyani/detikHealth
Jakarta - Terapi sujok yang salah satunya menggunakan spidol warna-warni mungkin belum akrab di masyarakat. Namun terapi yang menggunakan prinsip gelombang dan jalur energi ini ternyata bisa membantu penanganan penyakit.

"Bisa juga untuk diabetes, ginjal, hipertensi, dan stroke. Tapi, perlu beberapa hari hingga terapi menunjukkan hasilnya. Selain itu harus rutin seperti kunjungan ke dokter. Beda dengan penyakit akut atau yang baru saja terjadi," kata praktisi sujok Heriza Budiman.



Untuk terapi warna, biasanya digunakan spidol yang tintanya bisa menempel di kulit. Spidol yang digunakan bisa berbagai merk asal tidak permanen, sehingga bisa dihapus bagi yang ingin membersihkan badan.

Selanjutnya, areal yang diwarnai bergantung pada organ yang diserang. Dengan sistem korespondensi, areal berada di tangan dam kaki yang punya kesamaan dengan organ tubuh. Pewarnaan bergantung efek yang hendak dimunculkan, misal hijau untuk stabilitas dan merah untuk peningkatan energi.

Sujok, yang juga menggunakan magnet dan biji-bijian, adalah terapi yang bersifat komplementer. Metode ini menjadi pelengkap pengobatan yang diberikan dokter. Sujok dan pengobatan medis tidak bertentangan demi kesehatan dan sembuh dari berbagai penyakit.



Simak Video "Menu Diet ala Korea Ini Bisa Cegah Diabetes Loh!"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)