Kamis, 15 Agu 2019 15:43 WIB

Peluk Ayah yang Meninggal 3 Hari, Bagaimana Balita Jember Survive Tanpa Makan?

Nabila Ulfa Jayanti - detikHealth
Balita malang ini menunggui ayahnya yang diperkirakan sudah meninggal 3 hari (Foto: Yakub Mulyono) Balita malang ini menunggui ayahnya yang diperkirakan sudah meninggal 3 hari (Foto: Yakub Mulyono)
Jakarta - Bak mujizat, seorang balita atau bayi berusia 14 bulan ditemukan tengah memeluk ayahnya yang sudah meninggal 3 hari. Selama itu pula ia bertahan hidup tanpa makan dan minum.

Tubuh bayi mengandung air yang lebih banyak dibanding orang dewasa, yakni sekitar 70-80 persen yang artinya bayi membutuhkan cairan yang lebih banyak. Namun ternyata, bayi punya kemampuan kompensasi.

"Mungkin di fase-fase awal dia nangis. Kalau sudah di titik dia harus ngerem karena tubuhnya ada kompensasi harus mengurangi energi, ya sudah dia akan pasif (tidak banyak aktivitas-red)," kata dr Wiyarni Pambudi, SpA, saat dihubungi detikHealth, Kamis (15/8/2019).



Ketika ditemukan, bayi atau anak yang dehidrasi harus diperhatikan pernapasannya. Sebab, jika dehidrasi, sirkulasi mulai terganggu.

"Jadi mulai untuk secepatnya merehidrasi bisa dengan infus atau dengan minum tergantung dehidrasinya. Yang penting diatasi dulu," imbuh dr Wiyarni.

Bayi di Jember ditemukan tengah memeluk ayahnya yang diperkirakan telah meninggal 3 hari. Saat ditemukan, kulit yang ayah sudah menghitam dan menempel di pipi maupun baju sang bayi.



Simak Video "Jangan Sampai Dehidrasi Selama Bulan Ramadan Ya!"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)
News Feed