Jumat, 16 Agu 2019 09:27 WIB

Tak Cuma Buat Melacak Silsilah, Ini Beragam Manfaat Lain Tes DNA

Kintan Nabila - detikHealth
Tes DNA bisa memberi tahu banyak informasi tentang diri kita. (Foto: iStock) Tes DNA bisa memberi tahu banyak informasi tentang diri kita. (Foto: iStock)
Jakarta - Tes DNA (Deoxyribo Nucleic Acid) fungsinya tak cuma untuk mengetahui asal muasal leluhurmu saja, lho! Laporan tentang risiko kesehatan dan rekomendasi gaya hidup yang tepat, semuanya bisa diketahui lewat pemeriksaan DNA.

Susunan DNA tiap individu berbeda, hal inilah yang membuat kita semua unik dan berbeda satu sama lain. Praktisi genetika dr Erlin Soedarmo mengatakan, gen kita diturunkan dari ayah dan ibu, berupa tampilan secara fisik dan metabolik.

"Setiap DNA terdiri dari jutaan gen. Gen ini mengkode protein apa yang akan dibentuk. Protein dalam tubuh bisa berupa hormon dan enzim," katanya saat ditemui di Four Seasons Hotel, Jakarta, Kamis (15/8/2019).

Untuk mengatur strategi gaya hidup sehat, kita harus mengenali gen kita sendiri. Berikut berbagai manfaat lain tes DNA.

1. Kesehatan

Kita bisa melakukan deteksi dini terhadap kesehatan tubuh. Perubahan spesifik pada gen dapat menyebabkan terjadinya penyakit,

"Gen bisa bervariasi karena sedikit banyak perubahan sel tergantung situasi saat kehamilan dan gen variasi ini juga bisa diturunkan," kata dokter Erny.

Dengan kata lain, setiap orang memiliki kecenderungan untuk menurunkan resiko penyakit kepada keluarganya. Contohnya hipertensi, diabetes osteoporosis, dan lain-lain. Dengan melakukan deteksi dini, kita bisa melakukan pencegahan dengan rekomendasi gaya hidup yang tepat.

2. Mengetahui jenis kulit dan kelainannya

Melalui tes DNA, kita bisa mengetahui jenis kulit. Apakah termasuk tipe kering atau berminyak. Selain itu kita juga bisa tahu tentang resiko berbagai jenis kelainan kulit seperti, jerawat, selulit, kerutan, degradasi kolagen, stretch marks, dan lain-lain. Dengan mengetahui resikonya, kita akan direkomendasikan gaya hidup yang tepat, seperti memenuhi asupan vitamin B12, B6, D, dan E yang baik untuk kulit.



3. Nutrisi dan diet

Lewat pemeriksaan DNA, kita bisa tahu jenis makanan yang berpengaruh besar pada berat badan. Contohnya, seberapa besar pengaruh karbohidrat, lemak dan protein yang kita konsumsi. Dengan mengetahuinya, kita bisa menentukan diet dan olahraga yang tepat untuk mencegah obesitas.

dr Jesica dari Genetics Indonesia mengatakan, ada orang yang makannya sedikit tapi tetap gemuk. Ternyata hal itu diatur oleh genetik kita.

"Jadi genetik kita ini mempengaruhi hormon Hormon yang mengatur rasa lapar dan rasa kenyang," katanya.

4. Performa olahraga

Informasi tentang olahraga yang cocok untuk kita bisa diketahui saat tes DNA. Tentunya ini akan lebih efektif untuk program penurunan berat badan. Karena ada beberapa orang yang melakukan olahraga berat, tapi berat badannya tetap sama. Ternyata hal ini dipengaruhi oleh gen kita.

Selain itu, lewat pemeriksaan ini kita juga bisa tahu tentang risiko cedera pada tubuh dan berapa lama pemulihan yang diperlukan.



Simak Video "Mengenal Tes DNA yang Digunakan untuk Identifikasi Korban JT 610"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)