Jumat, 16 Agu 2019 11:05 WIB

Polisi Terbakar Saat Kawal Demo Cianjur, Kenali Derajat Keparahan Luka Bakar

Firdaus Anwar - detikHealth
Polisi terbakar hidup-hidup saat mengawal demo mahasiswa. (Foto: Istimewa) Polisi terbakar hidup-hidup saat mengawal demo mahasiswa. (Foto: Istimewa)
Jakarta - Beberapa anggota polisi terbakar hidup-hidup saat mengawal demo mahasiswa di daerah Cianjur, Jawa Barat. Salah satu polisi yang jadi korban, Aiptu Erwin Yudha, kini tengah dirawat di Rumah Sakit (RS) Polri akibat luka bakar yang cukup parah.

"Sekarang baru koreksi cairan (cairan tubuh). Dari pemeriksaan tim dokter bedah plastik, yaitu disampaikan bahwa Pak Erwin ini luka bakar 64%," kata Kepala RS Polri Kramat Jati Brigjen Musyafak pada Kamis (15/8/2019) lalu.

Luka bakar sendiri diketahui memiliki beberapa tingkatan keparahan. Biasanya tenaga medis akan menilai derajat kedalaman jaringan yang rusak atau luas area tubuh yang terpengaruh.


Dikutip dari Stanford Health Care berikut rinciannya:

Luka bakar tingkat 1: hanya mempengaruhi area epidermis atau bagian luar kulit. Lokasi luka tampak merah, nyeri, kering, tanpa ada lepuhan. Contoh luka bakar tingkat ini misalnya terbakar matahari.

Luka bakar tingkat 2: mempengaruhi sampai bagian epidermis dan sebagian lapisan dermis kulit. Lokasi luka tampak merah, melepuh, dan bisabengkak dengan rasa nyeri.

Luka bakar tingkat 3: menghancurkan bagian epidermis dan dermis. Luka bakar tingkat ini juga bisa sampai merusak tulang, otot, dan urat. Lokasi luka tampak putih atau gosong tanpa rasa sakit karena ujung saraf yang hancur.

Selain tingkatan tersebut luka bakar juga bisa dikategorikan sebagai minor atau mayor.

"Luka bakar yang mempengaruhi 10 persen tubuh anak dan luka bakar yang mempengaruhi 15 hingga 20 persen lebih tubuh orang dewasa bisa dianggap sebagai cedera mayor. Membutuhkan rawat inap dan rehabilitasi ekstensif," tulis tim dari Stanford Health Care seperti dikutip pada Jumat (16/8/2019).



Simak Video "Ketika Anak Beranjak Remaja Minum ASI, Apa Efeknya?"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)