Selasa, 20 Agu 2019 19:00 WIB

Bos Salon Pemeran 'Seks Gangbang' Ketahuan HIV, Tes di Sini Gratis Lho!

Firdaus Anwar - detikHealth
Tes HIV bisa dilakukan gratis di puskesmas. (Foto: Nurvita Indarini) Tes HIV bisa dilakukan gratis di puskesmas. (Foto: Nurvita Indarini)
Jakarta - Salah satu aktor dalam video 'seks gangbang' di Garut disebut polisi positif mengidap human immunodeficiency virus (HIV). Kondisinya menurut Kasatreskrim Polres Garut AKP Maradona Armin Mappaseng ternyata sudah mulai parah sejak lima bulan yang lalu.

"Untuk tersangka inisial A dinyatakan positif mengidap HIV," ujar Maradona di Mapolres Garut, Jalan Sudirman, Selasa (20/8/2019).

Berkaca dari kasus tersebut tidak ada salahnya bagi kita untuk waspada dan melakukan tes HIV sebelum terlambat. Ahli menyebut masih ada orang yang enggan tes HIV karena alasan takut mengetahui hasil atau percaya diri karena merasa tidak berisiko dan dalam kondisi sehat.


Kenyataannya Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia memperkirakan ada 630 ribu orang dengan HIV-AIDS (ODHA) di 2018. Dari jumlah tersebut, hanya 48 persen yang mengetahui statusnya.

Pada Desember 2018 dalam peringatan hari Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) Sedunia Kementerian Kesehatan menegaskan kalau tes dan obat HIV tersedia gratis. Masyarakat bisa mengaksesnya di sekitar 5.000 fasilitas kesehatan di Indonesia termasuk puskesmas.

"Tes HIV AIDS bisa diperoleh gratis di 5.000 fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia. Sekitar 3.000 adalah puskesmas yang aksesnya lebih dekat dengan masyarakat," kata Kepala Sub Direktorat HIV AIDS dan Penyakit Infeksi Menular Seksual (PIMS) Kemenkes Endang Budi Hastuti beberapa waktu lalu.

Menurut Endang, tidak banyak negara yang menyediakan terapi HIV AIDS gratis sepenuhnya untuk warga. Sebagian negara, misal Thailand, menyaratkan warga menanggung sebagian biaya terapi untuk terapi ini.



Simak Video "Virus HIV Bisa Dihambat Sama Obat ARV"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)