Selasa, 20 Agu 2019 19:42 WIB

Ingin Coba Terapi Lintah? Ini Syaratnya

Rosmha Widiyani - detikHealth
Terapi lintah jadi salah satu terapi kesehatan alternatif. (Foto: Dok. Pribadi) Terapi lintah jadi salah satu terapi kesehatan alternatif. (Foto: Dok. Pribadi)
Jakarta - Terapi lintah sebetulnya bisa diterapkan pada siapa saja yang memerlukan. Metode ini bahkan bisa digunakan untuk berbagai penyakit dengan tujuan melancarkan peredaran darah.

Namun, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi pasien untuk menjamin manfaat terapi lintah. Salah satunya kadar hemoglobin (Hb) untuk pasien pria dan wanita yang tidak boleh terlalu rendah.

"Standarnya lima untuk pria dan wanita supaya jangan terlalu rendah. Jika kurang dari 5 maka pasien dilarang melakukan terapi lintah. Dengan memastikan kadar Hb mencegah pasien terkena anemia usai menjalankan metode ini," kata praktisi terapi lintah yang kerap disapa Pak Jhon.


Menurut Pak Jhon, indikasi paling mudah untuk memastikan kadar Hb adalah medengan melihat warna lidah, gusi, dan bibir. Jika terlihat pucat, maka pasien berisiko mengalami kadar Hb rendah dan sebaiknya tidak diterapi. Untuk yang sakit kronis biasanya digunakan hasil laboratorium terkait pemeriksaan darah.

Terapi sebaiknya diberikan satu kali dalam seminggu untuk menjamin manfaat pengobatan. Pak Jhon mengatakan, tubuh biasanya akan terasa lemas dalam waktu 3 hari usai terapi. Karena itu, Jhon menyarankan konsumsi makanan bergizi atau multivitamin untuk membantu pembentukan sel darah merah.

Untuk multivitamin tak perlu yang terlalu mahal, cukup yang mudah ditemui di lingkungan sekitar. Sementara untuk makanan bisa dicoba hati sapi atau buah beet yang warnanya merah seperti darah.



Simak Video "Teknik Meditasi Pernapasan Sederhana"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)