Rabu, 21 Agu 2019 15:08 WIB

Diduga Pakai Organ Tubuh Tahanan, 15 Riset di China Ditarik dari Jurnal

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Belasan riset ditarik karena dicurigai menggunakan organ tubuh dari tahanan yang dieksekusi (Foto: Thinkstock) Belasan riset ditarik karena dicurigai menggunakan organ tubuh dari tahanan yang dieksekusi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Sebanyak 15 riset ilmiah di China ditarik dari jurnal ilmiah bulan lalu. Jurnal PLOS ONE dan Transplantation menarik riset tersebut karena curiga penelitinya menggunakan organ tubuh tahanan yang dieksekusi.

Kelima belas riset, 7 di jurnal Transplantation dan 8 di PLOS ONE, dipublikasikan antara 2008 dan 2014. Dua di antaranya melibatkan cangkok ginjal dan sisanya cangkok hati.

Penarikan ini memunculkan kekhawatiran serupa pada dua jurnal ilmiah lainnya, Clinical Journal of the American Society of Nephrology dan Kidney International. Demikian dikutip dari Retractionwatch.com, Rabu (21/8/2019).



"Bahwa sebagian besar donor yang sudah meninggal berasal dari orang yang dieksekusi," tulis Transplantation dalam editorialnya.

Keseluruhan riset yang ditarik merupakan riset yang dilakukan sebelum 2015, ketika pemerintah China menghentikan penggunaan organ tubuh tahanan untuk transplantasi. Sebelum masa tersebut, pemerintah mengakui memanen organ tubuh tahanan untuk didonasikan.



Simak Video "Fakta-fakta Seputar Batu Ginjal yang Diidap Dorce Gamalama"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)