Kamis, 22 Agu 2019 21:50 WIB

Jangan Tahunya 'Gangbang' Saja, Kenali Berbagai Istilah Seputar HIV Berikut

Nabila Ulfa Jayanti - detikHealth
Ilustrasi tes HIV (Foto: AN Uyung Pramudiarja) Ilustrasi tes HIV (Foto: AN Uyung Pramudiarja)
Jakarta - Dalam dunia medis, banyak sekali dijumpai istilah-istilah teknis. Begitu juga yang berhubungan dengan HIV (Human Imunodeficiency Virus), ada segudang istilah untuk virus dan pengobatannya.

Virus penyebab AIDS (Acquired Imuno Deficiency Syndrome) ini tengah banyak diperbincangkan menyusul video 'seks gangbang' yang heboh di Garut. Salah satu pemerannya terdeteki positif terinfeksi HIV, sedangkan pemeran perempuannya negatif.

Beberapa istilah yang kamu perlu tahu seputar HIV antara lain sebagai berikut, dirangkum dari berbagai sumber:



1. B20
Klasifikasi penyakit infeksi dan berparasit dibagi dalam kode A00 sampai B99, dikutip dari WHO. Pengelompokkan penyakit Human Immunodeficiency Virus (HIV) berada dalam rentang B20 sampai B24. B20 adalah kelas penyakit HIV yang menghasilkan penyakit infeksi dan berparasit. Di dalamnya terdapat turunan lagi B20.1 sampai B20.9 yang merujuk pada penyakit-penyakit infeksi yang dihasilkan HIV secara spesifik.

2. CD4
Bagi pasien HIV, perhitungan CD4 (cluster of differentiation 4) T lymphocytes atau sel CD4 yang diambil dari sampel darah, sangatlah penting. Perhitungan CD4 digunakan sebagai indikator fungsi imun dan juga sebagai alat yang bisa memprediksi dengan kuat bagaimana pergerakan HIV.

3. Viral Load
Adalah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan banyaknya HIV di dalam darah. Semakin banyak HIV di dalam darah, viral load juga tinggi, dan semakin cepat perhitungan CD4 akan turun, maka risiko untuk sakit karena HIV akan lebih tinggi, dikutip dari Aidsmap.com.Tes viral load dijelaskan dengan berapa jumlah duplikasi RNA HIV dalam 1 milimeter darah.



4. ART dan ARV
ART adalah Antiretroviral Therapy, merupakan pengobatan bagi pasien HIV. Obat-obatan tidak bisa mematikan virusnya, tetapi jika dikonsumsi dengan kombinasi, maka akan mencegah pertumbuhan virus. Obat antiretroviral disebut dengan ARV, dilansir dari Aidsinfonet.org.

5. PMTCT
Prevention of Mother-to-child Transmission (PMTCT) atau dalam bahasa Indonesia Pencegahan Penularan dari Ibu ke Anak (PPIA) merupakan program untuk mencegah penyebaran infeksi HIV pada ibu atau perempuan yang hidup dengan HIV. Program ini juga mendukung kelahiran dan menyusui yang aman bagi ibu dan bayi, menurut Avert.org. HIV bisa ditularkan ibu ke bayi selama kehamilan, kelahiran, dan saat menyusui. Intervensi berupa ART dapat menekan risiko bayi terinfeksi HIV hingga di bawah 5%.

6. VCT
VCT atau voluntary counselling and testing merupakan prosedur tes untuk mendeteksi apakah seseorang mengidap HIV atau tidak. Sesuai namanya, tes ini bersifat volutary atau sukarela, tidak boleh ada paksaan.



Simak Video "Obat HIV/AIDS Tersedia Gratis untuk Masyarakat"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)