Sabtu, 24 Agu 2019 18:18 WIB

Predator Seks Berkeliaran, Begini Cara Membentengi Anak Agar Tak Terjerumus

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Ilustrasi menolong anak dari jeratan predator seks. Foto: iStock Ilustrasi menolong anak dari jeratan predator seks. Foto: iStock
Jakarta - Sebagai lingkungan terdekat, keluarga mempunyai peran penting dalam memberikan penjagaan kesehatan reproduksi dan memberikan edukasi seks pada anak. Salah satunya untuk menghindari munculnya kasus kekerasan seksual yang saat ini banyak mengintai anak-anak.

Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pembangunan Keluarga (KSPK) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Dr dr M Yani, MKes mengatakan, cara paling dasar adalah memberikan edukasi mengenai seks sejak dini dan memperbaiki moral serta karakter anak.

"Saat ini, pemberian edukasi terkait seks memang harus dilakukan sejak dini. Tidak hanya itu, anak sudah mulai ditanamkan moral dan karakter yang baik untuk bekal ke depannya," ujar dr Yani, ditemui di Gedung Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI), Jakarta Selatan, Sabtu (24/8/2019).

Dalam hal ini, lanjut dr Yani, keluarga terutama orang tua sudah harus menanamkan pengetahuan tentang hal yang menjadi privasi dirinya.

"Sejak anak-anak, sudah harus diberikan pengetahuan terkait 'area privasinya'. Ini akan membuat anak semakin waspada terhadap dirinya sendiri ketika berada di lingkungan umum," lanjutnya.


Pada kesempatan yang sama, Ketua Pengurus Nasional Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Dr Ichsan Malik, MSi, menegaskan pentingnya edukasi seks untuk anak.

"Anak sudah harus mengetahui terkait alat-alat reproduksi, bagaimana menjaganya, dan orangtua harus terus memberikan perhatian serta pengetahuan, agar tidak ada lagi kekerasan seksual yang terjadi," imbuh Dr Ichsan.

Menurut Dr Ichsan, dengan pemberian edukasi yang dilakukan oleh keluarga, dapat membuat anak lebih nyaman untuk belajarnya, dibandingkan di sekolah bersama teman-temannya.

"Keluarga adalah sekolah terbaik untuk tumbuh kembang anak", tutupnya.



Simak Video " Seberapa Amankah Penggunaan Pil KB untuk Pria?"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)