Senin, 26 Agu 2019 08:03 WIB

Hoaks Air Lemon Panas untuk Obat Kanker, Ini Faktanya

Rosmha Widiyani - detikHealth
Segelas air lemon panas bisakah sembuhkan kanker? Foto: iStock
Jakarta - Di media sosial Facebook kembali beredar informasi seputar khasiat minum air lemon panas. Terapi air lemon bahkan dikatakan lebih berkhasiat 1.000 kali lebih baik daripada kemoterapi.

Terkait hal tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) telah menyatakan informasi tersebut adalah hoaks alias tidak benar. Faktanya, informasi tersebut adalah isu lama yang sempat beredar pada 2013.

"Beberapa penelitian menunjukan bahwa lemon dan buah jeruk lainnya mengandung zat alami yang kemungkinan memiliki sifat melawan kanker, namun penelitian itu belum diuji pada manusia," tulis Kominfo dalam situsnya.

Kominfo juga menyatakan, klaim yang mengatakan bahwa lemon dapat membunuh sel kanker lebih kuat 1000 kali dibanding kemoterapi tidaklah benar. Hingga saat ini, tidak ada studi ilmiah resmi yang dilakukan untuk membuktikan manfaat lemon untuk mengobati kanker pada manusia.


Informasi tersebut dikatakan telah ditulis seorang dokter bernama Dr Guruprasad Reddy B V, OSH NEGARA MEDIS UNIVERSITAS MOSKOW, RUSIA. Berikut informasi hoaks seputar konsumsi air lemon panas.

INFORMASI PENTING

#khasiat air lemon panas (wajib baca sampai tuntas)

Dr. Gupta mengatakan, Tidak ada yang harus mati karena kanker kecuali karena kecerobohan :
1. Langkah pertama adalah menghentikan semua asupan gula, tanpa gula di tubuh Anda, sel kanker akan mati secara alami.

2. Mencampur seluruh buah lemon dengan secangkir air panas dan meminumnya selama sekitar 3 bulan sebelum makan dan kanker hilang, penelitian oleh Maryland College of Medicine mengatakan, ini 1000 kali lebih baik daripada kemoterapi.

3. Langkah ketiga adalah meminum 3 sendok minyak kelapa organik, pagi dan malam dan kanker akan hilang, Anda bisa memilih salah satu dari dua terapi ini setelah menghindari gula. Ketidaktahuan bukanlah alasan; Saya telah berbagi informasi ini selama lebih dari 5 tahun, mungkin saat ini baru sampai kepada Anda tetapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Biarkan semua orang di sekitar Anda tahu.

"Dr. Guruprasad Reddy B V, OSH NEGARA MEDIS UNIVERSITAS MOSKOW, RUSIA

Memohon setiap orang yang menerima informasi ini untuk meneruskannya ke sepuluh orang lainnya, tentu setidaknya satu kehidupan akan terselamatkan!
Saya telah melakukan bagian saya, semoga Anda dapat membantu dengan melakukan bagian Anda. Terima kasih!





Simak Video "Ini Lho Cara Bedakan Masker Bedah Asli atau Palsu"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)