Senin, 26 Agu 2019 16:14 WIB

Ibu Kota Pindah Kaltim, Bakal Bebas Polusi Udara atau Sama Saja?

Nabila Ulfa Jayanti - detikHealth
Presiden Jokowi resmi mengumumkan Kaltim sebagai ibu kota baru. (Foto: Rengga Sancaya)
Jakarta - Presiden Jokowi menetapkan ibu kota negara yang baru akan berada di Kabupaten Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Kira-kira kondisi kualitas udaranya bakal lebih baik dari Jakarta atau sama saja?

Kebakaran lahan gambut sempat menghebohkan Indonesia dan negara tetangga beberapa waktu yang lalu. Kalimantan yang punya banyak hutan ternyata juga punya potensi tercemar akan polusi akibat pembakaran hutan.

Menurut dr Fran Abednego, SpP infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) bisa tetap ada selama polusi 'langgeng' di langit Kalimantan. Jika terus ada banyak pembakaran hutan, ia tak bisa menjamin kualitas udara di sana akan baik ke depannya.



"Adanya polusi yang sering dan pekat, tetap mempermudah terjadinya ISPA. Karena kalau terus-terusan diiritasi saluran napas oleh polusi udara karena pembakaran hutan, akan pengaruhi kesehatan saluran napas," jelas dr Frans pada detikHealth, Senin (26/8/2019).

Untuk mengantisipasi, pemerintah hendaknya memperketat regulasi tentang pembakaran lahan. Hal ini menyangkut pelarangan kegiatan yang sifatnya polutif.

Bakal lebih segar nggak nih udaranya? Tuliskan pendapat di kolom komentar ya.



Simak Video "Cara Natasha Rizky Lindungi Keluarga dari Polusi"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)