Selasa, 27 Agu 2019 17:40 WIB

Pengakuan Niko yang Viral Kapok Merokok, Paru-parunya Sampai Dibor

Firdaus Anwar - detikHealth
Kondisi Niko kini tampak lebih kurus. (Foto: dok. Pribadi/Elga Dea Lastafiari)
Jakarta - Warga Lampung, Niko Rizky Ananda (24) belakangan ini viral di media sosial. Hal ini bermula dari unggahan foto dan video yang menunjukkan ia tengah dirawat di rumah sakit dengan selang tampak keluar dari dada sebelah kiri.

"Minta do'a nya kawan,biar niko kuat dan cepet sembuh. Buat kalian yg masih merokok niko yg udah ngerasain gimana rasanya saat paru2 kalian ngga berfungsi. Sumpah rasanya sakit dan cara ngobatinnya bakalan nyiksa kalian berhari2," tulis Niko di halaman Facebooknya pada 31 Juli lalu.

Unggahan Niko yang viral.Unggahan Niko yang viral. (Foto: Facebook/Nikoannd)



Istri Niko, Dea (23), bercerita bahwa Niko tadinya memang seorang perokok yang sehari bisa menghabiskan satu bungkus. Hingga tiba-tiba saja pada hari Senin (29/7) Niko mengeluh sakit di dada yang semakin lama makin sakit.

"Aku pikir cuma masuk angin biasa tapi semakin sakit semakin pucet. Sore aku bawa ke klinik dirontgen dan hasilnya nyatain kalau di dalam paru-paru dia ada angin yang bikin kolaps paru-paru sebelah kiri," ungkap Dea pada detikHealth, Selasa (27/8/2019).

Niko yang langsung dirujuk ke rumah sakit harus ikhlas ketika dokter mengebor dan memasang selang pada paru-parunya. Menurut Dea, suaminya didiagnosis dengan kondisi pneumothorax spontan dan disarankan oleh dokter agar berhenti merokok.

"Dia harus rajin tiup balon, setiap dia tiup balon ada cairan kotor yang keluar masuk ke dalam jeriken yang harus dibawa kemanapun saat itu. Dia harus rajin tiup balon agar paru-parunya berkembang. Kalau paru-parunya enggak berkembang dia akan hidup dengan satu paru-paru," kata Dea.

Niko sendiri mengaku hingga kini kondisinya masih belum pulih total meski sudah dibolehkan pulang dan selang dicabut dari dada.

"Masih sedikit kerasa di bagian dada," kata Niko.



Simak Video "WHO Soroti Korelasi Perokok dan Kematian Akibat COVID-19 di RI"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)