Rabu, 28 Agu 2019 08:33 WIB

Impian Celestine, Siswi SMA Pencipta Alat Ukur Gula Darah Tanpa Jarum

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Celestine bersama Menteri Kesehatan Nila Moeloek. Foto: Agung Pambudhy/detikHealth Celestine bersama Menteri Kesehatan Nila Moeloek. Foto: Agung Pambudhy/detikHealth
Jakarta - Inovasi Celestine Winardy yang membuat glukometer atau alat ukur gula darah tanpa jarum suntik cukup mengesankan. Di usianya yang masih sangat belia, siswi SMA berusia 16 tahun ini sudah berkeinginan untuk membantu masyarakat banyak dengan alat yang ia ciptakan sendiri.

Kepada detikHealth, gadis yang bersekolah di British School Jakarta ini memang sejak dulu memprioritaskan penelitian. Terlebih lagi, ia menciptakan glukometer seorang diri tanpa bantuan dari orang lain.

"Saya mengerjakan sendiri sih. Ada guru yang mengintroduksi saya ke Google Science Fair ini tapi riset sepenuhnya saya yang mengerjakan," kata Celine.

Celine menuturkan, ajang Google Science Fair terbuka untuk umum jadi semua anak muda yang berusia 13-18 tahun dari seluruh dunia bisa mendaftarkan diri. Namun dari ribuan peserta, hanya 20 yang lolos dan bisa mengikuti tahap selanjutnya.


Celine jatuh cinta dengan riset dan dunia penelitian sejak duduk di bangku SMP. "Jadi emang dari dulu saya memprioritaskan riset over anything else soalnya I always like this is what I want to do in life," sebutnya.

"Ke depannya saya ingin menjadi seorang peneliti dan mungkin membuat start up sendiri dalam area biomedical dan health care, macam itu," ungkapnya.

Celestine pun memiliki keinginan besar agar Indonesia lebih menonjol dalam bidang penelitian. Di hati kecilnya, ia berharap agar lebih banyak anak muda yang ikut menggeluti penelitian sehingga Indonesia bisa lebih maju.

"Saya tahu banyak orang seumuran saya yang ingin masuk riset, ingin menggeluti bidang teknologi dan semacamnya tapi mereka takut karena masih belum banyak anak-anak yang ikut," sebutnya.

"By doing this, I can inspire young people in Indonesia to do things like me. I want to inspire young people to rise up because obviously, at least I think, science is the future in this world. I hope Indonesia can inovate further jadi lebih modern lagi," tutupnya.






Simak Video "Perlukah Cek Gula Darah di Rumah?"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)