Kamis, 29 Agu 2019 06:00 WIB

Sarapan Ikan Asin Bisa Menyebabkan Hipertiroid, Benar Nggak Sih?

Michelle Natasya - detikHealth
Ikan asin mengandung banyak yodium (Foto: Syahdan Alamsyah) Ikan asin mengandung banyak yodium (Foto: Syahdan Alamsyah)
Jakarta - Di balik rasanya yang gurih dan nikmat, mitos-mitos tentang bahaya ikan asin seringkali bermunculan. Salah satunya, ikan asin yang katanya dapat sebabkan Hipertiroid. Lantas apakah hal ini benar?

dr Muhammad Ikhsan Mokoagow, M.Med.Sci, SpPD - FINASIM, dokter spesialis penyakit dalam di RS Pondok Indah Puri Indah menjelaskan bahwa ikan asin memang memiliki kandungan yodium yang tinggi. Namun, bukan berarti konsumsi ikan asin dapat selalu berujung pada risiko Hipertiroid. Jika Hipertiroid disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh atau autoimun yang menyerang kelenjar tiroid, maka bukan ikan asinlah penyebabnya.

"Bukan selalu karena konsumsi ikan asin lalu jadi Hipertiroid. Kalau Hipertiroidnya disebabkan oleh autoimun kan ya berarti proses autoimunnya bukan karena ikan asin," pungkas dokter Ikhsan.



Namun, dokter Ikhsan mengingatkan bagi para pengidap hipertiroid untuk membatasi makanan yang tinggi kadar yodium.

"Kalau sudah Hipertiroid kemudian konsumsi makanan yang tinggi yodium seperti ikan asin, maka aktivitas tiroid ini jadi lebih tinggi," kata dokter Ikhsan.

Hipertiroid merupakan kondisi di mana hormon tiroid berlebihan sehingga aktivitas sel dan organ-organ tubuh seseorang meningkat. Biasanya disertai gejala sesak napas ketika beraktivitas, jantung berdebar-debar, kelelahan, keringat berlebih, tremor, gugup berlebihan, dan peningkatan nafsu makan namun berat badan cenderung turun.



Simak Video "Obat HIV/AIDS Tersedia Gratis untuk Masyarakat"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)