Kamis, 29 Agu 2019 16:58 WIB

CISC for HER2, Wadah Berbagi Pasien Kanker Payudara HER2 Positif

Nabila Ulfa Jayanti - detikHealth
Komunitas CISC for HER2. (Foto: Nabila Ulfa Jayanti/detikHealth)
Jakarta - Sebagian besar penderita kanker payudara adalah perempuan, begitu pula yang terjadi di Indonesia. Realitanya, sekitar 70 persen pasien baru memeriksakan diri saat kanker sudah masuk stadium lanjut.

Sebanyak 20-25% kanker payudara di Indonesia merupakan jenis HER2 positif yang paling ganas. Sifatnya agresif dan mempunyai risiko menyebar (metastatik) yang lebih tinggi dibandingkan tipe lain. Biaya pengobatannya juga lebih besar.

Komunitas Cancer Information and Support Center (CISC) for HER2 hadir sebagai wadah bagi pasien dan penyintas kanker payudara HER2 positif. Tak hanya berbagi informasi, komunitas yang berdiri sejak 2003 dan sudah tersebar di beragam daerah di Indonesia ini dapat menjadi tempat berbagi inspirasi dan dukungan bagi pasien, keluarga, maupun penyintas.


Masyarakat luas juga dapat mencari informasi yang akurat dan terpercaya tentang kanker payudara HER2 positif. Lebih lanjut, komunitas ini turut membantu melindungi hak-hak pasien kanker payudara HER2 positif serta mendorong perbaikan akses pelayanan kesehatan yang berkualitas dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sejak stadium dini.

CISC for HER2 merupakan subkomunitas dari CISC yang terbentuk pada Minggu (25/8) lalu di Jakarta. Sebuah halaman Facebook 'Indonesia for HER2' kemudian disediakan CISC for HER2 agar dapat menyalurkan informasi yang lebih luas.

Komunitas CISC for HER2 saat ini sedang melangsungkan lomba tulis cerita tentang HER2 positif yang terbuka untuk umum mulai 29 Agustus sampai 1 Oktober 2019. Keterangan lomba bisa diakses via halaman Facebook.

"Melalui lomba tulis ini, kami berharap agar peserta dapat meneruskan suara pasien kanker payudara HER2 positif, mengenai tantangan dan harapan, antara lain deteksi dini, screening, dan pengobatan standar," ujar Ketua Umum CISC Aryanthi Baramuli Putri.



Simak Video "Kenali Gejala Dini Kanker Pada Anak"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)