Rabu, 04 Sep 2019 09:55 WIB

Ingin Redakan Radang Sendi dengan Kompres Dingin? Perhatikan 3 Hal Berikut

Rosmha Widiyani - detikHealth
Dengan kondisi tertentu, merendam kaki dalam air dingin bisa membantu mengatasi radang sendi. (Foto: iStock)
Jakarta - Sebuah akun di Facebook mengupload 5 manfaat merendam kaki dalam air dingin selama 15 detik. Salah satunya adalah membantu mengatasi radang sendi yang dapat juga dilakukan dengan mengompres bagian yang radang dengan handuk yang telah diisi es.

Merendam kaki atau bagian lain dalam air dingin memang bisa membantu mengatasi cedera sendi. Namun metode ini tidak berlaku pada semua kondisi terkait radang sendi. Sedikitnya ada 3 syarat yang memungkinkan merendam kaki atau bagian lain dalam air es bisa mengatasi radang sendi.


1. Cedera masih baru

Menurut dokter spesialis tulang Dr dr Andri Lubis, SpOT(K), cedera yang baru atau akut bisa diatasi dengan merendam bagian yang radang dalam air dingin. Suhu yang rendah membantu pembuluh darah mengecil sehingga bengkak pada bagian yang radang segera kempes.

"Selain baru, lukanya juga tidak serius. Misal salah posisi bergerak ketika olahraga, kecelakaan kecil, atau keseleo. Jika radang sendi sudah bersifat kronis atau menahun sebaiknya gunakan air hangat," kata dr Andri.

2. Bukan luka serius

Syarat selanjutnya adalah, radang sendi atau cedera bersifat mikrotrauma alias bukan luka serius. Misal kelelahan usai lari jarak jauh, terlalu cepat, atau jalan bolak-balik memutari komplek pertokoan.

"Merendam kaki dalam air dingin bisa meredakan mikrotrauma, setelah itu ganti ke air hangat yang meningkatkan aliran darah dan membantu mengolah asam laktat. Ingat ya bukan untuk cedera serius yang perlu penanganan lebih lanjut," kata dokter spesialis olahraga, dr Michael Triangto, SpKO.


3. Air dingin tidak membantu melancarkan peredaran darah

Merendam kaki atau bagian lain dalam air dingin tidak membantu melancarkan peredaran darah. Pada radang sendi yang disertai bengkak, air dingin mengakibatkan vasokontriksi atau pembuluh darah mengkerut sehingga lebih kecil.

"Karena vasokontriksi jadinya nggak bengkak lagi. Namun ini hanya untuk cedera yang baru, sedangkan untuk radang sendi kronis sebaiknya direndam dalam air hangat supaya tidak ngilu atau merasa kurang nyaman," kata dr Andri.

Menurut dokter spesialis penyakit dalam konsultan kardiovakuler dr Eka Ginanjar, SpPD-KKV, FINASIN, FACP, vasokontriksi bisa dilihat pada telapak kaki atau tangan yang terlihat berkerut, pucat, atau menjadi biru. Mekanisme vasokontruksi bertujuan mencegah panas lepas dari tubuh sehingga suhu tubuh tidak lekas turun.



Simak Video "Kata Dokter Soal Pria Sulit Lakukan 'Chair Challenge' yang Viral"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)